RADARJOGJA.CO.ID – Forum komunikasi sandi daerah (forkomsanda) DIJ melakukan aksi tanam seribu pohon mangrove di Pantai Baros, Trihargo, Kretek, Sabtu (1/4). Penanaman pohon tersebut dalam rangka HUT Persandian ke-71 tahun.

Perwakilan Forkomsanda DIJ, Sarjito mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian Forkomsanda terhadap pelestarian alam yakni mencegah abrasi, tsunami, dan peresapan air laut ke darat. Apalagi, 40 persen penduduk Indonesia tinggal di pinggi pantai.

“Ini sebagai bentuk dukungan forum sandi terhadap program pelestarian hutan mangrove,” kata Sarjito.

Kepala Dinas Kominfo Pemkab Bantul, Partini mengapresiasi Forkomsanda DIJ yang telah memilih Pantai Baros sebagai tempat pengabdian masyarakat yakni pelestarian hutan mangrove. Menurutnya, program rehabilitasi dengan penanaman pohon mangrove menjadi bagian dari program Pemkab Bantul.

“Program ini berorientasi pada perbaikan fungsi ekosistem prioritas dan juga sejalan dengan upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan sektoral dengan daya dukung lingkungan di tingkat bentang alam,” kata Partini.

Penggiat pelestarian alam Pantai Baros, Harjono mengatakan, pemeliharaan bibit pohon mangrove selama ini dilaksanakan oleh masyarakat secara swadaya dan mandiri. Sebab, warga setempat menyadari pentingnya hutan mangrove.

“Masyarakat dapat membudidaya kepiting dan ikan yang menggunakan kawasan hutan mangrove sebagai area pemijahan (berkembang biak),” kata Harjono. (mar)