RADARJOGJA.CO.ID – PURWOREJO – Minuman keras (miras) oplosan kembali merenggut korban jiwa di Purworejo. Korban meninggal, sehari sebelumnya menenggak campuran alkohol 70 persen dicampur minuman gelas merk Panther.

Korban meninggal atas nama Gatot Wibowo, 23, warga Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo. Gatot tidak sendirian mengonsumsi oplosan itu. Hanya saja rekannya cukup perawatan di RS Pura Raharja, Kabupaten Kulonprogo.

Kapolsek Purwodadi AKP Sugiyanto mengatakan, pihaknya baru menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian itu pada Selasa (28/3) pukul 10.00. “Korban lain yang harus opname adalah Anggi Alviando, Januar Saipul Rozak, dan Alex Rohadi. Dua di antaranya masih tercatat sebagai pelajar SMK di Purworejo,” kata Sugiyanto kemarin (29/3).

Sugiyanto menjelaskan mereka melakukan pesta oplosan pada Minggu (26/3) di kompleks SDN Jatinegoro yang masuk wilayah Desa Jatikontal, Kecamatan Purwodadi, sekitar pukul 11.00. Tidak ada keluhan apa-apa seusai pesta dan mereka pulang ke rumah masing-msing.

“Tapi sampai di rumah, Gatot Wibowo merasakan badannya panas dan oleh orang tuanya, yang bersangkutan diminta mandi,” tambah Sugiyanto.

Ternyata mandi tidak menyelesaikan masalah dan mencoba berendam di tambak atau kolam ikan tak jauh dari rumahnya. Sehari setelah itu, Gatot mengalami kejang-kejang dan diputuskan dilarikan ke rumah sakit. “Gatot meninggal dunia sebelum sampai rumah sakit,” kata kapolsek.

Mengetahui ada korban meninggal, tiga orang yang ikut dalam pesta miras juga dibawa ke rumah sakit untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Ketiganya berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan.

“Dari keterangan tiga temannya, Gatot sebenarnya telah minum sejak hari Sabtu 25 Maret lalu. Jadi dia mengonsumsi lebih dulu dibandingkan teman-temannya,” jelas perwira polisi ini. (udi/laz/ong)