RADARJOGJA.CO.ID – MAGELANG – Pemkot Magelang mewacanakan pembangunan terminal baru di lereng Gunung Tidar. Rencana itu segera direalisasikan karena selama ini pemkot belum punya terminal angkutan. Terminal dengan tipe C ini dialokasikan anggaran sekitar Rp 2,7 miliar.

Tahapan-tahapan proses pembangunan tengah dipersiapkan Pemkot Magelang. Saat ini, proses pembangunan akan memasuki tahap lelang.

“Pembangunan diharapkan bisa selesai tahun ini. Lelangnya nanti bulan April dan pembangunan tahun ini bisa selesai, sehingga tahun depan bisa langsung digunakan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Magelang Suryantoro.

Ia mengatakan, rencana pembangunan terminal ini perlu segera direalisasikan. Hampir setiap hari para angkot sering berhenti di sekitar Jalan Ikhlas. Kondisi ini karena belum adanya terminal di Kota Magelang.
“Di ruas Jalan Ikhlas itu termasuk rawan kecelakaan. Ada rasa tidak aman, sehingga perlu adanya pembangunan terminal,” katanya.

Sesuai rencana, pembangunan akan dilakukan di sekitar kaki Gunung Tidar, tepatnya kawasan Sentra Ekonomi Lembah Tidar (SELT). Tahun ini diharapkan tahapan proses pembangunan bisa dilalui semuanya.

“Setelah itu angkutan akan tertata dan lebih jauh bisa memberikan rasa nyaman kepada warga dan penumpang,” katanya.

Rencana pembangunan terminal tidak lepas dari penghargaan yang diperoleh Pemkot Magelang di bidang lalu lintas, Wahana Tata Nugraha (WTN) sejak 2013 lalu. Tahun depan, pemkot menargetkan penghargaan lain yaitu WTN di bidang angkutan.
“Pembangunan terminal merupakan salah satu tujuan untuk mendapatkan penghargaan WTN di bidang angkutan. Sehingga periode berikutnya bisa mendapatkan penghargaan dua-duanya (bidang lalu lintas dan angkutan),” jelas Suryantoro.

Upaya lain untuk memperoleh penghargaan WTN di bidang angkutan yaitu dengan menerapkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pengujian dan SIM angkutan. Ia juga mengatakan, setelah proses pembangunan terminal itu selesai, angkutan akan tertata dan lebih jauh bisa memberikan rasa nyaman kepada warga dan penumpang.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas dan Perparkiran Dishub Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Pengendara jalan bisa melintas di wilayah Kota Magelang dengan tertib.
“Tidak hanya pengendara, tetapi juga bagi para pengguna jalan. Dengan tertib maka akan menambah citra Kota Magelang di luar daerah,” kata Candra. (ady/laz/ong)