RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2 kali ini betul-betul telah menetapkan jadwal kickoff. Kasta tertinggi yang sebelumnya dikenal Indonesia Super League akan bergulir 15 April, sementara kasta kedua yang sebelumnya bernama Divisi Utama akan diputar tiga hari berselang.

Optimisme itu muncul setelah manajer Liga 1 dikumpulkan beberapa waktu lalu. Sementara manajer tim Liga 2 akan berkumpul di Makostrad Jakarta, Kamis (30/3) besok. Setelah enam kali berubah sejak Kongres PSSI Januari lalu, jadwal terakhir besar kemungkinan tidak ada lagi perubahan. “Ini sudah jadi keputusan final dan sudah tidak bisa lagi dibantah oleh klub,” ujar Ketua Exco PSSI Bidang Kompetisi Yunus Yusi beberapa waktu lalu.

Dimajukannya jadwal dari sebelumnya 30, 23 dan saat ini 18 April menurut pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto tidak akan memengaruhi program persiapan tim. Hal itu karena dia menilai, anak asuhnya sudah selesai dalam tahapan penempaan fisik dan pemahaman skema bermain. “Program latihan sudah tidak terpengaruh. Karena persiapan kami sudah dilakukan semua. Tinggal uji coba saja,” ungkapnya, kemarin (28/3).

Ya, Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja selama bulan Maret ini lebih banyak melakukan latihan tanding dengan tim lokal DIJ. Engkus Kuswaha dkk belum berkesempatan menjajal tim yang levelnya sama dengan mereka. Izin pertandingan menggelar laga uji coba di Stadion Sultan Agung Bantul beberapa waktu lalu urung dikeluarkan kepolisian. “Sebelum liga dimulai minimal sekali kami harus berujicoba. Kalau tidak sama sekali malah bahaya. Karena itu untuk mengukur kekuatan tim. Setelah itu kami evaluasi dan menyusun lagi program perbaikan sebelum kickoff,” tutur Erwan.

Manajer PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru mengatakan, manajemen masih berusaha mencari tim latih tanding setara dengan timnya. Saat ini dia mempersiapkan diri untuk manajer meeting besok. “Rencananya saya akan berangkat dengan Pak Jarot (Sekum PSIM). Mengenai uji coba masih kami usahakan,” bebernya.

Sebelumnya Ketum PSCS Cilacap Farid Maruf mengatakan timnya masih memerlukan beberapa kali uji coba. Salah satu tim yang masuk bidiknanya adalah PSIM Jogja. “Bisa di Cilacap atau kami away,” ungkapnya. (riz/din/ong)