RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Sebanyak 10 sekolah sepak bola (SSB) dipastikan akan mengikuti Liga Super KU-10 Sleman yang akan bergulir Agustus mendatang. Sepuluh tim tersebut diambil dari peringkat 1-10 Liga Bupati Sleman beberapa waktu lalu. Sementara peringkat 11-16 dan tim lain yang belum ikut akan mengisi slot Liga Utama.
Kesepuluh tim tersebut yakni Matra sebagai juara, Kalasan, Real Madrid UNY, Satria Pandawa, Seyegan United, AMS, BPJ, Gelora Muda, Pesat Tempel, dan Bangunkerto. Peringkat 11-16 yang akan mengikuti Liga Utama nanti adalah TMS, KKK, Badai, Villa 2000 BPM, BSA Tama, dan AMTRI. “Kami ingin agar liga bisa semakin kompetitif,”ujar Ketua Panpel Liga Bupati Sleman Ariono kemarin (28/3).

Seperti juga liga lainnya, nantinya akan diberlakukan sistem promosi dan degradasi diantara dua liga tersebut. Peringkat 1-4 Liga Super akan mendapatkan piala, sementara peringkat 8-10 akan turun ke Liga Utama. Sedangkan peringkat 1-3 Liga Utama akan promosi ke Liga Super.

Mewakili Pengcab PSSI SlemanWahyudi Kurniawanmengungkapkan, liga merupakan bagian dari kompetisi yang terprogram dan berjenjang di segala level. Ia pun mendukung penuh adanya liga yang terporgram seperti itu. “Kompetisi usia dini yang dikombinasikan dengan sport science akan menghasilkan bibit-bibit muda yang potensial. Namun butuh proses untuk sebuah prestasi dan usia dini itu,” tuturnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut telah mendapat dukungan dari Bupati Sleman. (riz/din/ong)