RADARJOGJA.CO.ID – PURWOREJO – Enam belas desa akan ditetapkan sebagai kampung keluarga berencana (KB) di tahun 2017 ini. Adanya pembentukan kampung tersebut diharapkan meningkatkan peran serta masyarakat dalam ber-KB.

Desa-desa yang dipilih merupakan desa yang masih tertinggal, padat penduduk, kumuh, kawasan pesisir, dan masyarakatnya belum banyak mengikuti program KB. Praktis, masyarakat yang ada di kampung KB akan mendapatkan pelayanan KB secara gratis dan berbagai layanan kependudukan.

Kepala Dinas Administrasi Pencatatan Sipil Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Purworejo Sukmo Widi mengatakan hal itu dalam pencanangan Desa Sidomulyo, sebagai kampung KB di wilayah Kecamatan Purworejo. “Di desa ini keikutsertaan masyarakat dalam program KB masih rendah, dari jumlah pasangan usia subur yang ber-KB harusnya ada 386 tapi yang ikut baru 121 orang,” kata Sukmo saat melakukan pencanangan Senin (27/3).

Lebih jauh dikatakan, dengan pencanangan itu diharapkan masyarakat Sidomulyo yang belum mengikuti program KB bisa segera memanfaatkan layanan tersebut. Apalagi salah satu program KB adalah pengentasan kemiskinan.

“Kampung KB akan membangun masyarakat yang sejahtera dari tingkat keluarga. Kita harus memperkuat dan merevitalisasi program KB dan keluarga sejahtera. Jangan hanya berhenti pada pencanangan, tetapi harus ada aksi dan gerakan,” kata Sukmo.

Dijelaskan, untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan di kampung KB akan dilakukan optimalisasi semua perangkat dan institusi masyarakat yang ada. Selain pembangunan sarana prasarana, diberikan pelatihan yang lebih penting agar program pembinaan kampung KB dilaukan terus menerus. (udi/laz/ong)