RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – PSIM Jogja tetap mencantumkan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul sebagai homebase tim untuk mengarungi Liga 2 mendatang. Manajemen meyakini pada kompetisi nanti tidak akan ada halangan meskipun harus berbagi dengan Persiba Bantul. “Kami telah bertemu bupati Bantul. Beliau sudah berkenan jadi tidak ada masalah,” ujar manajer PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru setelah menggelar rapat di Wisma PSIM, Senin sore (27/3).

Disinggung mengenai alotnya perizinan pertandingan di kepolisian, Agung mengatakan hal tersebut menurutnya tidak hanya menimpa PSIM. Beberapa tim lain juga kadang mengalami hal yang sama. “Biasanya setiap manajer meeting permasalahan seperti itu ada di daerah. Kami akan sampaikan juga ke operator. Dari situ operator berkirim surat ke Mabes Polri yang nanti akan diteruskan ke wilayah. Kami tetap positif thinking,” bebernya.

Selain itu, dengan waktu yang kurang dari 20 hari, manajemen tetap akan berupaya mencarikan lawan tanding bagi Engkus Kuswaha dkk. Ia berharap dari waktu yang ada bisa mengadakan dua kali uji coba dengan tim selevel. “Kami akan berusaha mencari. Setelah manajer meeting nanti besar kemungkinan bisa terlaksana. Karena tim lain juga masih menunggu setelah pertemuan itu,” imbuhnya.

Sementara itu pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengatakan, kondisi tim sejauh ini cukup bagus. Pemain menjalani fitnes dan untuk Selasa ini hanya akan menjalani satu kali latihan di sore hari. Ia mengatakan, dengan sisa waktu yang ada tim masih sangat membutuhkan uji coba. “Minimal sekali untuk kami bisa mengukur kemampuan. Selanjutnya dari kekurangan itu akan kami perbaiki sebelum liga dimulai,” ungkapnya.

Rencananya 60 perwakilan tim peserta Liga 2 akan diundang ke Markas Kostrad Jakarta untuk manajer meeting pada Kamis 30 Maret ini. Dari pertemuan itu diharapkan akan ada kejelasan terkait regulasi, pembagian grup dan jadwal kompetisi. Menurut surat Dirut PT LIB Berlinton Siahaan mengenai konfirmasi keikutsertaan kompetisi, Liga 2 akan bergulir 18 April 2017. (riz/din/ong)