RADARJOGJA.CO.ID – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berupaya membentuk generasi yang berkarakter mulia dan memiliki kecerdasan intelektual. Langkah itu dimulai dengan membangun gedung sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Wonosobo yang terletak di Padukuhan Melikan, Desa Banjarejo, Tanjungsari.

Gedung yang menghabiskan dana Rp 3,4 miliar tersebut diresmikan Minggu (26/3) oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Sebelum dibangun, gedung lembaga pendidikan tersebut tidak layak digunakan untuk sarana belajar mengajar. Sebab, bangunan sekolah yang dibangun pada 1987 sudah tua dan banyak bangunan yang rapuh sehingga membahayakan guru dan siswa.

“Anggaran pembangunan gedung MIM Wonosobo ini menelan biaya Rp 3,4 miliar. Mulai sekarang harus dijadikan taman mencari ilmu. Sehingga akan terbentuk generasi yang berkarakter mulia dan memiliki kecerdasan intelektual,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir saat meresmikan gedung sekolah tersebut.

Rektor UAD Kasiyarno mengatakan, pembangunan gedung baru MIM Wonosobo dapat merangsang guru untuk meningkatkan pendidikan.

“Sekolah ini akan menjadi binaan dan laboratorium UAD. Harapan kami, setelah diresmikan lebih maju, unggul dan mandiri,” kata Kasiyarno.

Menurut dia, selain membangun sarana gedung, UAD juga memberikan pelatihan kepada guru dan kepala sekolah. Dengan begitu ke depan diharapkan dapat maksimal dalam mengelola.

“Kami berharap, semua fasilitas yang ada dimaksimalkan sehingga tujuan utama membentuk generasi yang berkarakter mulia dan memiliki kecerdasan intelektual dapat terwujud,” tambah Kasiyarno.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengapresiasi UAD beserta seluruh jajaran, karena mendukung peningkatan pendidikan. Idealnya, kata Immawan, dengan adanya gedung baru maka bisa diikuti dengan peningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan.

“Jika sarana pendidikan dikelola dengan baik kami meyakini bisa melahirkan generasi bangsa yang cerdas dan memiliki akhlak mulia,” kata Immawan Wahyudi.(gun/mar)