RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Ny Mujirah alias Putri Lembayung, warga Driyan, Wates, Kulonprogo, mengadu ke DPRD DIJ. Dia mengaku menjadi korban perbuatan tak terpuji dan tindakan tidak menyenangkan dari salah satu anggota DPR RI asal Dapil DIJ.

Kehadiran Putri Lembayung itu sempat mengundang perhatian sejumlah awak media yang biasa ngepos di dewan. Sebab, gedung parlemen dalam keadaan sepi karena ditinggal ngelencer anggotanya sejak Selasa (21/3).

Kedatangan Putri Lembayung didampingi beberapa orang perempuan dan sejumlah anak muda berpenampilan necis. Ternyata anak-anak muda itu merupakan penasihat Putri Lembayung dari LBH Dharma Yudha.

“Ini yang ada di samping saya Ibu Mujirah alias Putri Lembayung,” jelas Chrisna Hari Murti SH dari LBH Dharma Yudha, saat mengenalkan di depan Wakil Ketua DPRD DIJ Arif Noor Hartanto.

Inung, sapaan akrabnya, menjadi satu-satunya anggota dewan yang menerima pengaduan Putri Lembayung. Padahal di agenda dewan tertulis pengaduan itu akan diterima pimpinan dewan beserta pimpinan fraksi. Hingga pertemuan yang berlangsung di ruang transit selesai, tak ada satupun anggota dewan yang nongol.

Selanjutnya Inung mempersilakan Chrisna bicara. Karena pengaduan itu bersifat pribadi, dia meminta agar digelar secara tertutup. Pertemuan kemudian dilangsungkan secara tertutup. Dia juga minta agar absensi rapat yang semula terbuka diganti tertutup.

Usai pertemuan, Chrisna menjelaskan, maksud kedatangannya karena merasa pengaduannya ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI tidak ada kejelasan. Pengaduan atas kejadian yang dialami kliennya telah berlangsung sejak 2015. “Kami berharap dewan dapat menjembatani dengan DPR RI,” harapnya.

Disinggung apa kejadian yang dialami kliennya, dia memilih tutup mulut. “Nanti saja kalau sudah ada kepastian dari MKD,” kilahnya.

Dari sejumlah sumber, kasus Putri Lembayung itu melibatkan anggota DPR yang ditengarai pernah bertugas di DPRD DIJ. Kejadiannya saat menjelang Pemilu Legislatif 2014 silam. Wakil rakyat itu diduga telah melakukan pelecehan terhadap Putri Lembayung. “Anggota dewan itu cukup dikenal karena petinggi parpol,” ungkap seorang sumber yang mengetahui peristiwa itu.

Inung mengaku akan menindaklanjuti pengaduan Putri Lembayung itu. DPRD DIJ akan melayangkan surat ke DPR RI guna menanyakan tindak lanjut pengaduan ke MKD DPR RI. (kus/laz/ong)