RADARJOGJA.CO.ID – Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Bantul Ki Hadi Sujanto mengaku baru mendengar fenomena wayang tiban yang belakangan marak diperbincangkan di media sosial (medsos).

Kendati begitu, dalang yang akrab Janto ini meragukan kebenaran Sumardi Wisnu Aji alias Kenci menggelar pentas wayang di Dusun Kintelan, Sumbermulyo, Bambanglipuro lantaran adanya perintah wahyu.”Bisa saja untuk popularitas. Sekadar booming agar muncul kesan wah,” kata Janto, Jumat (24/3).

Sebagai dalang, Janto percaya dengan dunia supranatural. Termasuk adanya fenomena dalang diminta sosok mistis untuk pentas. Janto bercerita pada pertengahan tahun 80-an pernah melihat sendiri seorang dalang pentas lantaran diundang sosok mistis.

Kala itu, dalang kenamaan Bantul Ki Hadi Sugito didatangi orang tak dikenal. Dia diminta pentas di salah satu lokasi. Bahkan, orang yang belakangan diketahui sebagai penampakkan sosok mistis tersebut memberikan juga uang jasa. Berikut alamat lokasi pertunjukan.

Namun, setibanya waktu pementasan Ki Hadi Sugito beserta rekan-rekannya kaget. Sebab, alamat yang dicari-cari tidak ada. Hanya merujuk hutan di kawasan Dusun Celep, Srigading, Sanden. Kendati begitu, Ki Hadi Sugito akhirnya tetap memilih pentas. “Aura mistisnya sangat terasa. Penontonnya juga banyak. Saya juga ada di situ,” tutur Janto mengaku masih merinding ketika mengingat pengalaman pribadinya itu.

Janto berpendapat bukan sembarang dalang yang bisa punya pengalaman seperti Ki Hadi Sugito. Hanya dalang yang berperilaku terpuji. Kenci, menurut Janto, pernah punya catatan merah terkait kredibilitas. “Ada beberapa yang sayangkan,” kata Janto tanpa menyebut detailnya.

Sebagaimana diketahui, jagat medsos sempat dihebohkan dengan wayang tiban di Dusun Kintelan, Sumbermulyo, Bambanglipuro. Sumardi Wisnu Aji alias Kenci sekitar dua pekan lalu menggelar pentas wayang lantaran mendapat wahyu kala meditasi di Goa Cerme. “Sebelum pentas memang minta izin. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya kami izinkan,” kata Kepala Dusun Kintelan Triana.

Sedangkan Kenci hingga kemarin petang belum dapat dikonfirmasi mengenai hal ini. (zam/din/mar)