RADARJOGJA.CO.ID Selama ini penumpang yang naik turun di Stasiun Wates kepanasan dan kehujanan karena belum dilengkapi atap peron (over capping). Guna menambah kenyamanan, tidak lama lagi akan dibangun fasilitas tersebut.

Kepala PT KAI Daop VI Jogjakarta Hendy Helmy mengatakan biasanya untuk stasiun pelayanan penumpang sudah lengkap. Termasuk sudah dilengkapi over capping.

“Stasiun Wates ini dulu bukan stasiun pelayanan. Karena sekarang sudah berubah untuk naik turun penumpang maka harus dilengkapi over capping. Rencananya akan dibuat di enam stasiun termasuk Wates dan Jenar,” ujar Hendy, Selasa (21/3).

Kepala Stasiun Wates Heri Sunandar mengatakan over capping sangat dibutuhkan untuk pelayanan penumpang khususnya saat hujan. Pemasangannya sudah dianggarkan tahun ini.

Kalau hujan pelayanan Stasiun Wates kurang maksimal. Penumpang harus kehujanan saat naik dan turun kereta, hanya bisa mengandalkan payung.

“Kalau nanti dipasang over capping tentunya lebih nyaman. Khususnya di drop zone, perlu sejumlah perbaikan agar lebih ramah untuk orang tua, anak-anak dan difabel,” kata Heri Sunandar.

Selain itu PT KAI Daop VI Jogjakarta melakukan cek narkoba kepada seluruh pegawai di Stasiun Wates. Juga melakukan cek kondisi sarana dan prasaran pendukung perjalana kereta api.

“Pengecekan kami lakukan selama tiga hari, mulai dari Stasiun Jenar hingga Stasiun Klaten. Kami ingin memastikan fasilitas penumpangnya memenuhi standar pelayanan atau belum,” kata Hendy. (tom/iwa/mar)