RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Gelar juara Piala Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) akhirnya diboyong keluar Jogja. Itu setelah di partai final tim sepak bola Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Jawa Barat mengalahkan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Stadion Sultan Agung Bantul, kemarin (20/3).
Hasil tersebut dinilai mengecewakan karena DIJ memiliki tim sepak bola kampus yang cukup bagus.
Pelatih Sepak Bola UNY Qoid Naufal mengatakan, pemainnya telah bermain maksimal di laga tersebut. Termasuk menjalankan strategi di lapangan sesuai dengan instruksinya. Namun memang laga berjalan sengit. “Sebenarnya sudah sesuai dengan apa yang kami inginkan. Apalagi kami mendominasi permainan dan banyak menciptakan peluang,” ujarnya setelah pertandingan.

Namun meskipun menurutnya bermain baik, tapi faktor nonteknis membuat hasil pertandingan tidak memihak timnya. Seperti kurang tenang saat mengeksekusi peluang di depan gawang. Ia pun harus mengakui keunggulan lawan danmerelakan gelar juara yang menjadi target utama UNY digondol lawannya.
Meskipun demikiandia tetap memberi apresiasi kepada seluruh pemain karena sudah bekerja keras selama turnamen berjalan. “Setelah ini kami akan bersiap untuk berpartisipasi dalam kompetisi Liga 3 (dulu Liga Nusantara),” tuturnya.

Dalam pertandingan tersebut, Unsil lebih banyak tertekan di babak pertama. Pressing ketat yang dilakukan para pemain UNY menjadikan para pemain tengah Unsil lebih banyak turun membantu pertahanan. Hanya dua winger mereka, Arman Maulana dan Supriatna yang diplot menjadi sprinter saat melakukan serangan balik. UNY juga lebih banyak mendapat peluang namun 45 menit pertama skor masih imbang 0-0.

Di babak kedua melalui akselarasi Supriatna, peluang tercipta. Salah satunya berbuah gol pertengahan babak kedua ketika kerja keras Supriatna melewati tiga pemain UNY di berhasil dimaksimalkan Raden Rizal dengan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi kiper UNY.

Tertinggal 0-1, UNY tampak berambisi menyamakan skor. Peluang terbaik didapat ketikasetelah salah satu pemainnya, Reza Anshary dijatuhkan Raden Rizal di kotak terlarang. Namun tembakan 12 pasTegar Syah gagal berbuah gol. Sampai pertandingan berakhir tidak ada lagi gol tambahan.

Pelatih Unsil Haikal Millah mengatakan capaian timnya merupakan hal yang penting. Apalagi UNY dikenal memiliki pemain-pemain binaan yang bagus. Kondisi tersebut justru melecut pemainya untuk bisa mengalahkan UNY. “Jelas inihasil yang luar biasa, karena kami dapat melawan tim yang luar biasa. Apalagi fisik dan kualitas pemain kami masih di bawah UNY,” ungkapnya.

Turnamen Piala Rektor UAD 2017 digelar sejak 13-20 Maret 2017 dengan diikuti oleh delapan peserta yaitu UAD, Unsil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Gadjah Mada (UGM), UNY, UIN Sunan Kalijaga, dan STT Kedirgantaraan. (riz/din/ong)