RADARJOGJA.CO.ID – MAGELANG – Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam Conseil International du Sport Militaire (CISM) 3-Rd World Cadet Games, 2018 mendatang. Untuk mempersiapkan itu, digelar Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna (Piktar) XXIV Akademi TNI, Akpol dan Praja IPDN di Akademi Militer (Akmil) Magelang dan Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogjakarta. Sekitar 1.380 taruna mengikuti agenda ini.

Danjen Akademi TNI Letjen Bayu Purwiyono menyampaikan, kegiatan integratif ini merupakan bentuk pertemuan olahraga yang melombakan dan mempertandingkan olahraga militer, olahraga umum dan eksebisi secara beregu maupun perorangan. Kegiatan dua tahun sekali ini bertujuan agar tercipta semangat dan jiwa integrasi antarsesama taruna dan praja IPDN.

“Piktar juga merupakan upaya dan wahana untuk menumbuhkembangkan nilai semangat integrasi. Sekaligus untuk mewujudkan soliditas dan solidaritas secara konkret,” ujarnya kemarin (20/3).

Sesuai rencana, acara berlangsung hingga Jumat (2/3) mendatang. Kegiatan ini merupakan wadah bagi taruna akademi TNI, Akpol dan praja IPDN untuk bersama berintegrasi, bermitra dan berkompetisi, dengan menampilkan kemampuannya secara maksimal dan sportif.

“Semangat integrasi dan kemitraan merupakan landasan moral dalam pengabdian kita kepada bangsa dan negara. Maka sudah sepatutnya nilai itu kita pahami,” katanya.

Selain itu, piktar kali ini dijadikan sebagai ajang untuk memilih. Sekaligus mempersiapkan para taruna yang akan mewakili taruna Indonesia mengikuti turnamen olah raga taruna sedunia yang ke-3 (CISM 3rd world cadet games) pada 2018 di Indonesia.

“Berbekal pengalaman kejuaraan CISM di Ekuador pada 2014 yang lalu, memang prestasi taruna kita masih belum sesuai yang kita harapkan,” jelasnya.

Hal ini disebabkan karena beberapa hal. Antara lain, karena kurang maksimalnya latihan. Serta cuaca ekstrem di Ekuador merupakan suatu tantangan yang harus disiasati dan diatasi bersama. (ady/laz/ong)