RADARJOGJA.CO.ID – Hati-hati jika mengantuk. Sebaiknya tidak usah dipaksakan untuk mengendarai mobil. Kisah tragis karena mengantuk ini membuat Jazuri,41, warga Kendal terjun ke dasar sungai sedalam delapan meter.

Kecelakaan tragis terjadi Sabtu malam (18/3), di jalan Magelang KM 15 Dusun Ngangkruk Caturharjo Sleman. Mobil Toyota Avanza yang dikendarai Jazuri, 41, nyemplung ke sungai setelah melaju tak terkendali. Dalam kecelakaan tunggal ini, Jazuri, meninggal akibat luka trauma dikepala.

Kanit Laka Satlantas Polres Sleman Iptu Eryda Kusumah menjelaskan kecelakaan akibat supir mengantuk. Berdasarkan keterangan saksi, mobil sempat melaju kecang. Hingga akhirnya oleng dan masuk ke dalam sungai.

“Berdasarkan olah tempat kejadian perkara supir mengantuk. Tidak ada tanda-tanda pengereman di lokasi, jadi melaju kencang dan langsung tercebur,” jelasnya kemarin (19/3).

Detail kecelakaan terjadi tepatnya pukul 23.30. Berawal saat mobil yang dikendarai Jazuri melaju kencang dari arah utara menuju selatan. Kondisi jalan sekitar TKP sebelum kecelakaan terjadi lancar.

Saat mendekati TKP, mobil oleng ke arah kiri. Akibat laju yang kencang, mobil jatuh dengan posisi terbalik. Luka yang dialami Jazuri diduga akibat berbenturan dengan dasar sungai.

“Saksi sekaligus penumpang menjelaskan kejadian begitu cepat. Kedalaman sungai sendiri 8 meter. Benturan cukup keras, bahkan dua penumpang ikut terpelanting,” ujarnya.

Dua penumpang yang turut menjadi korban adalah Jumiah, 42, dan Tri Narno ,41. Keduanya langsung mendapat perawatan medis di RSUD Sleman. Kedua mengalami patah tulang bahu kiri.

“Untuk sementara kesimpulannya itu dulu (diduga mengantuk). Masih menunggu penyidikan selanjutnya dikuatkan keterangan saksi,” kata Eryda.

Dalam kesempatan ini dirinya menghimbau agar supir tidak memaksakan diri. Terlebih berkendara pada malam hari dan kondisi sepi. Hal ini terkadang membuat supir terlena bahkan mengantuk.

“Kalau kondisi badan sudah letih dan mengantuk sebaiknya istirahat. Karena kecelakaan itu tidak terduga, apalagi akibat kelalaian diri sendiri,” pesannya. (dwi/eri)