RADARJOGJA.CO.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) komit mendukung upaya meningkatkan potensi pariwisata di beberapa daerah. Kali ini, BCA menggelar pelatihan layanan prima bagi wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Wayang Wukirsari.

Hadir membuka pelatihan, Senior Adviser Pengembangan Solusi Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Sapto Rachmadi dan Kepala BCA KCU Jogjakarta Saswito Tjoe di The Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Senin (20/3). Pelatihan berlangsung dua hari, hingga Selasa (21/3). Tujuannya, membangun kerja sama tim yang solid bagi pengurus Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Wayang Wukirsari.

“Memasuki HUT ke-60 BCA, kami memberi pelatihan Team Building sebagai wujud kepedulian BCA untuk Memberi Lebih Baik pada masyarakat Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Wayang Wukirsari. Harapannya, mereka mampu meningkatkan mutual trust and respect di antara pengelola desa wisata yang penting dalam mendukung pelayanan yang prima pada wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Sapto Rachmadi, di sela acara.

Ia menambahkan, DIJ masih jadi magnet tujuan wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Tahun 2017, Dinas Pariwisata DIJ menargetkan 400 ribu kunjungan wisatawan mancanegara. Artinya, ini meningkat dari target tahun 2016 sebanyak 360 ribu kunjungan.

Sapto meneruskan, Kabupaten Gunungkidul menjadi destinasi wisata baru yang populer di DIJ. Termasuk di dalamnya Goa Pindul yang mampu mendatangkan 3 juta wisatawan setiap tahun dengan pendapatan mencapai Rp 5 miliar. Sementara, Desa Wukirsari merupakan salah satu destinasi wisata wayang yang berlokasi di Bantul. Di tempat tersebut, para wisatawan berkesempatan belajar kesenian wayang langsung dari pengrajinnya. “Pelatihan Team Building ini diadakan atas dasar pentingnya mengembangkan salah satu faktor yang mendukung keberhasilan pengembangan industri pariwisata. Yakni, kualitas pelayanan yang unggul kepada wisatawan,” imbuh Sapto.

Lewat Pelatihan Team Building tersebut, pengurus Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Wayang Wukirsari dibekali serangkaian materi. Di antaranya, Team Work, Team Collaboration, serta Problem Solving and Action Plan.

“Pelatihan ini merupakan komitmen BCA untuk berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jogjakarta dan mewujudkan pemerataan ekonomi di Indonesia. harapannya, pelatihan ini menginspirasi pengembangan self-leadership dan intrapersonal skills sebagai landasan dalam meningkatkan kapasitas, daya saing, dan pencapaian target para pengelola desa wisata,” katanya.(hes/dem)