RADARJOGJA.CO.ID – Kegagalan menjadi jawaran di Indonesian Soccer Championship (ISC)-B tahun lalu benar-benar menjadi pelajaran penting PSS Sleman. Menapaki kompetisi resmi musim 2017 ini, skuad Super Elang Jawa (Elja), julukan PSS, banyak berbenah. Ini terbukti dari hasil pemanasan selama ini.

Laskar Sembada tak pernah tumbang saat berhadapan dengan tim-tim elit dari Liga 1. Terbaru, saat berlaga di Maguwoharjo International Stadium (MIS) menghadapi Bali United Minggu (19/3). Busari Cs berhasil mempecundangi Irfan Bachdim 2-1.

Hasil ini tentunya menjadi penyemangat bagi anak asuh Freddy Muli. Sebab, di fase grup Piala Presiden 2017 lalu, PSS berhasil menahan seri gempuran tiga tim papan atas. Mulai dari Persipura Jayapura, Mitra Kukar, dan Persegres Gresik United.

Torehan tersebut tentu menjadi warning bagi klub-klub di Liga 2 mendatang. Akan kekutan PSS Sleman yang menurut Pelatih Bali United Hans Peter Schaller sudah layak untuk bersaing di kasta teratas.

Begitu pun, bagi Don Freddy. Anak didiknya wajib untuk tetap membumi dan tak cepat puas. Sebab, laga sesungguhnya menanti di depan mata, kompetisi Liga 2 yang diperkirakan kick off perterangan April mendatang.

“Tinggal menjaga kondisi peak performa pemain sampai kickoff Liga 2. Memang masih ada kekurangan yang akan kami perbaiki,” ujarnya.

Komposisi pemain, pelatih yang sukses mengantarkan PSMS Medan runner up ISL dan Persebaya juara Divisi Utama itu pun telah mengantongi starting eleven. Kuartet lini belakang, M Bagus N, Tedi Berlian, Waluyo, dan Jodi Kustiawan. Kemudian, mantan pilar Timnas Sea Games Dirga Lasut, Busari menjadi pengatur serangan. (riz/eri)