RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Bentrok PSS Sleman versus Bali United di Maguwoharjo International Stadium (MIS) sore ini (19/3) besar kemungkinan akan menjadi laga menarik. Setelah tampil mengejutkan kontestan Liga 1 dengan tak terkalahkan di tiga laga, melawan Bali United yang juga bermain di kasta tertinggi akan ditunggu-tunggu publik Sleman.

“Laga besok (hari ini, Red) termasuk pertandingan yang berkualitas. Apalagi mereka tim level Liga 1 dengan pemain asing. Saya tetap instruksikan pemain siap dan bermain sesuai karakter,” ujar pelatih PSS Freddy Muli setelah memimpin latihan pagi kemarin (18/3).

Don Freddy boleh jadi sangat penasaran untuk bisa mengalahkan tim Liga 1. Apalagi di Piala Presiden lalu, mereka hampir mengalahkan Mitra Kukar jika tak disamakan di akhir laga. Termasuk juga saat bertamu Persegres di laga ketiga. “Pemain harus full konsentrasi untuk laga besok,” tambahnya.

Beruntung, pelatih yang sempat menukangi Persebaya Surabaya dan Persida Sidoarjo itu memiliki banyak pilihan di skuadnya. Sampai kemarin, pemain dalam kondisi siap tempur. Arie Sandy yang sempat diragukan turun karena sempat mengalami cidera, digaransi siap dimainkan. “Pemain baik semua. Sandy sudah bisa berlatih dengan tim sejak kemarin,” bebernya.

Mengenai komposisi line-up yang akan diturunkan, pria asal Palopo, Sulawesi Selatan, ini mengaku hanya akan ada sedikit perubahan dibanding saat Piala Presiden lalu. Kemungkinan Kito Chandra yang dirasa kurang nyaman di posisi striker akan dikembalikan ke posisi favoritnya, sayap kanan.

Wonderkid yang mencetak 15 gol di ISC-B musim lalu itu sebenarnya tak jelek-jelek amat diduetkan dengan Riski Novriansyah di posisi depan. Ia bisa membuka ruang dan memberikan asist bagi pemain lain. Namun ketajamannya mencetak gol sedikit tereduksi. Sebagai gantinya, Freddy bisa mencoba Tony Yuliandri untuk menemani Riski di depan. “Memang nanti akan ada sedikit rotasi,” tuturnya.

Selain itu, dalam latihan kemarin pemain juga diberikan porsi latihan bola-bola mati. Hal itu untuk memberikan ancaman kepada lawan sekiranya skema open play tidak membuahkan hasil. Ia juga menilai pemainnya punya potensi mencetak gol dari bola mati. “Skill mereka mumpuni, jadi harus dimaksimalkan. Sekecil peluang harus diusahakan,” katanya.

Sementara itu dari Bali, ada dua nama pemain yang besar kemungkinan akan menjadisorotan dalam duel PSS Sleman melawan Bali United ini. SelainIrfan Bachdim, ada penyerang anyar Laskar Tridatu, Sylvano Domique Comvalius yang akan mencoba mencuri perhatian.

Keduanya merupakan teman lama semasa memperkuat tim junior Ajax Amsterdam. Pelatih Bali United Hans Peter Schaller mengatakan, kedua pemain itu adalah pemain yang bagus karena pengalaman di luar negeri.

“Ya, mereka berdua adalah penyerang yang sudah matang dan sudah mengenal karakter satu sama lain. Tapi jangan lupa, kami juga punya Binter (I Made Adi Wirahadi, Red) yang juga memiliki kualitas bagus. Kami tidak ingin fokus pada satu atau dua pemain saja,” terangnya. (riz/laz/ong)