RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Satu lagi bakal calon ketua umum KONI DIJ yang muncul ke permukaan. Hadianto Ismangoen yang saat ini masih menjabat ketua umum Asprov PSSI DIJ mendapat dukungan dari ketua umum Pengda Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) GKR Bendara untuk maju menjadi ketua KONI.

Pernyataan dukungan tersebut dibuktikan dengan penandatanganan surat dukungan di rumah makan Bale Raos, Rabu (15/3). GKR Bendara mengatakan, dengan mengusung dokter Antok-sapaan akrab Hadianto Ismangoen maju sebagai ketua KONI pihaknya berharap KONI DIJ akan mendapat pimpinan yang lebih dari sebelumnya. “Karena olahraga di DIJ selalu dituntut untuk terus lebih meningkat,” tuturnya.
Ia mencontohkan, jika pada PON Jabar 2016 lalu DIJ berada di posisi 10 besar. Selanjutnya dia berharap bisa masuk dalam 5 besar di PON Papua 2020 mendatang. “Di samping itu ketua KONI harus mampu memulai, tidak hanya fokus PON tapi memikirkan jangka panjang yaitu pembinaan usia dini,” imbuhnya.

Putri bungsu Sultan Hamengkubuwono X itu juga berharap, KONI bisa menjadi mitra kerja Pemda DIJ, termasuk dengan gubernur bupati dan wali kota. Yaitu harus bisa konsolidasi dan mengembangkan prestasi, dengan menguatkan pelatih dan para atletnya.

Disinggung mengenai dukungan kepada dokter Antok, dia mengakui jika banyak yang berharap ia sendiri yang maju. Namun di sisi lain menurutnya dokter Antok lebih berpengalaman dalam membawa organisasi olahraga di DIJ. “Posisi ketua KONI DIJ dituntut personal yang harus fokus menjadikan olahraga sebagai perhatian utama. Mungkin saya pendukungnya banyak, tapi pengalaman masih kurang,” jawabnya.

Sementara itu Hadianto Ismangoen mengatakan, salah satu visi misinya adalah menjadikan pembinaan olahraga yang suistanable atau berkelanjutan. Berjenjang dan konsisten maka menurutnya medali akan muncul dengan sendirinya. “KONI adalah organsiasi regulator dan fasilitator, dan menjalin sinergitas dengan pemerintah,” ungkapnya.

Menurut ketua umum Asprov PSSI DIJ dua periode tersebut, akar dari KONI adalah cabor dan cabang KONI kabupaten/kota. Ia mengaku akan merangkul untuk kebaikan pengembangan olahraga di DIJ. “Memang tugas yang berat, tapi harus dilakukan dan dukungan bersama banyak pihak akan bisa berjalan,” tuturnya.

Ditanyakan mengenai kans untuk memenangkan 54 pemilik suara pada Musorda 25 Maret nanti, pihaknya mengakui optimistis Meskipun sudah ada bakal calon yang mengklaim memperoleh banyak dukungan. “Mengklaim boleh saja, itu hak berkampanye. Kami menghargai siapapun kontestannya. Selagi semuanya punya tujuan yang baik. Namun kami juga optimistis,” jelasnya.

Sebelumnya, dua nama muncul yang disebut-sebut akan mencalonkan menjadi Ketum KONI DIJ. Yaitu Ketum KONI Sleman Pramana dan Sekum KONI DIJ KPH Indrokusumo. (riz/din/ong)