RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai sayap dari Nahdlatul Ulama (NU) siap menggalang kerja sama dengan berbagai elemen. Itu dilakukan demi mengantisipasi dan menangkal berkembangnya paham radikal dan komunisme.

“Ini bagian dari upaya bela negara dalam rangka menjaga keutuhan NKRI,” ucap Pembina Banser Kabupaten Sleman Imam Suhadi, kemarin (13/3).

Sebagai bentuk nyata dari kesiapsiagaan itu, Banser baru saja mengadakan apel siaga bertajuk “Merajut Kebersamaan” di Lapangan Bercak, Jogotirto, Berbah Sleman, pada Minggu (12/3).

Apel siaga dihadiri ratusan anggota Banser. Peserta tak terbatas berasal dari Sleman dan wilayah DIJ saja. Namun ada pula dari Magelang dan Klaten. Kembali tentang upaya menangkal paham radikal dan komunisme, Suhadi mengatakan, telah menggalang koordinasi dengan institusi pemerintah.

Juga dengan aparat keamanan seperti kejaksaan, kepolisian dan TNI. “Koordinasi kami galang hingga tingkat bawah,” jelas pria yang juga menjabat Instruktur Banser DIJ ini.

Lebih jauh dikatakan, apel siaga itu juga diikuti anggota Banser kader inti. Mereka merupakan anggota Gerakan Pemuda (GP) Anshor. Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah pimpinan pondok pesantren. Di antaranya, pimpinan Ponpes Qasrul Arifin Plasakuning Gus Rahullah Taqi Murwat.

Dalam apel siaga itu, Suhadi mengingatkan tiga hal penting. Yakni peningkatan wawasan kebangsaan, bahaya, dan cara memerangi teroris serta upaya bela negara. Dengan adanya apel itu, dia berharap dapat mempererat hubungan dan silaturahmi antaranggota Banser.

“Sekaligus menjaga kesiapan seluruh anggota dalam menjalankan tugas ke depan,” harapnya.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan anggota Banser Sleman. Tampak hadir dalam pengukuhan itu anggota DPRD DIJ Sukamto. Dia mengapresiasi apel siaga dan pengukuhan tersebut.

Di mata Sukamto, Banser telah terbukti dan teruji reputasinya. “Utamanya dalam menjaga tetap tegaknya Pancasila dan UUD 1945,” katanya.

Kesadaran anggota Banser sebagai pengawal dan pengamal Pancasila dan NKRI itu harus terus dijaga. Termasuk bagi anggota-anggota muda Banser. (sky/kus/ila/ong)