RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Sepuluh hari berlalu proses lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di
lingkungan Pemkab Sleman minim peminat. Sejak dibuka 24 Februari, hingga kemarin (6/3) baru ada 2 pendaftar. Sementara 11 calon pendaftar sedang menjalani tes kesehatan di RSUD Sleman.

Sekretaris Daerah Sleman Sumadi berharap lelang jabatan kali ini lebih banyak peminat. Sumadi mendorong para pejabat eselon III lebih greget. Terlebih guna memacu potensi dan kemampuan sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, posisi jabatan eselon II/B merupakan lahan untuk mengembangkan diri dan kemajuan Pemkab Sleman.

“Potensinya sebenarnya cukup besar. Ada sekitar 50 pegawai yang memenuhi syarat. Cuma memang kurang grengseng saja. Harus ada keberanian untuk meningkatkan kapasitas diri,”pintanya kemarin (6/3).

Adapun lelang jabatan diposisikan untuk tujuh lembaga. Yakni, kepala dinas pertanahan dan tata ruang, dinas kebudayaan, dinas pemuda dan olahraga, dinas perhubungan danSatpol PP. Proses pendaftaran berlangsung selama 14 hari.

Menurut Sumadi, tidak menutup kemungkinan tenggat waktu di undur. Itu jika syarat minimal peserta lelang belum terpenuhi. Dimana untuk masing-masing lowongan harus ada minimal empat peserta lelang.

“Perpanjangan kemungkinan satu minggu. Tapi saya berharap tidak mundur, agar tidak reschedule,” ucapnya.

Sumadi juga tak membatasi penggawa Pemkab Sleman yang tertarik mendaftar lowongan jabatan kosong di Pemprov DIJ. Hanya, dia lebih memprioritaskan agar para kandidat mengutamakan mengisi lowongan internal pemkab dulu. “Salah satu persyaratan mendaftar lelang minimal pernah dua kali menjabat pimpinan di lembaga eselon yang setara,” jelasnya.

Selain dua lowongan tersebut, kekosongan jabatan juga terjadi pada posisi asisten sekda bidang administrasi yang pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun. Serta kepala badan kepegawaian, pendidikan, dan pelatihan yang pensiun per April.

Dua lowongan jabatan tersebut sengaja tidak dilelangkan tahun ini karena memang belum dianggarkan di APBD 2017.
“Kemungkinan nanti diisi pelaksana tgas dulu. Lelang jabatan dianggarkan tahun depan (2018),” ujar Sumadi.(dwi/yog/ong)