RADRJOGJA.CO.ID – SLEMAN– Menindaklanjuti MoU antara Panglima TNI dan Kementerian Pertanian RI dalam program ketahanan pangan, seluruh prajurit TNI di bawah pimpinan Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Arm Djoko Sudjarwo diterjunkan ke sawah membantu para petani.

Sebagaimana dilakukan Babinsa Koramil 12/Mlati Serda Sutrisno yang mendampingi kelompok tani Sri Rejeki di Dusun Gedongan, Sinduadi. Sutrisno juga membantu penanaman padi di lahan seluas 0,46 hektare milik warga setempat.

Dalam kesempatan itu Sutrisno mengajak para petani menyukseskan program pemerintah, khususnya mencapai swasembada pangan. “Dengan dikelola bersama kualitas hasil panen tentu lebih baik. Panen meningkat, pendapatan pun naik,” ujar Sutrisno.

Babinsa Koramil 06/Ngaglik Serda Parno tak mau kalah. Dia melaksanakan pendampingan petani di Dusun Karangmloko, Sariharjo. Bahkan, Parno terlibat langsung memanen padi. “Saya tak mengenal lelah walaupun berjibaku dengan lumpur dan gatal-gatal di badan. Ini tugas saya sebagai Babinsa, harus selalu siap sedia membantu warga, apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini,” ujarnya.

Sujarwo, salah seorang petani, mengaku sangat terbantu dengan peran prajurit TNI. Apalagi, para Babinsa tak hanya menguasai teori pertanian, tapi tak segan turun langsung ke lapangan memberi contoh. “Sejak ada pendampingan oleh Babinsa hasil panen kali ini cukup bagus. Harapannya, kesejahteraan petani meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Danramil 01/Cangkringan Kapten Inf Sarjono melakukan tatap muka dengan para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Makmur Jaya, Dusun Brongkol, Argomulyo. Kehadiran Sarjono untuk meyakinkan serta melihat langsung kendala-kendala di lapangan yang di alami para petani.

Dari situ, diharapkan prajurit TNI bisa membantu mengurai permasalahan dan mencari solusi. “Agar petani betul-betul merasa terdampingi untuk bersama-sama dalam menciptakan kerja sama dalam bidang pertanian,” ujar Sarjono.
Dalam kesempatan itu Sarjono mengimbau para petani lebih memaksimalkan lahan dengan memanfaatkan musim penghujan. Hal ini guna mencegah kendala air dari saluran irigasi.

Terpisah, Dandim 0732/Sleman Letkol Arm Djoko Sudjarwo mengatakan, kegiatan Babinsa turun ke sawah merupakan bagian upaya khusus dalam rangka meningkatkan kualitas dan komoditas produksi hasil pertanian. “Ini adalah tugas tambahan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada seluruh Koramil yang ada di Satuan Teritorial (Kodim),” jelasnya.

Perwira dengan dua melati di pundak itu menambahkan, dalam ketugasannya, para Babinsa melakukan pendampingan khusus dan langsung kepada semua kelompok tani.(yog/0ng)