RADARJOGJA.CO.ID – Aparat Satresnarkoba Polres Tebo, Jambi, menangkap Sus, 40, di rumahnya, Dusun Sungai Mancur, Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Tebo, Jumat (24/2) sekira pukul 22.00.

Selain oknum bidan yang bertugas di Puskesmas Kecamatan VII Koto itu, polisi juga menangkap seorang pria bernama Haf (38), warga yang diduga kekasihnya.

Pasangan kekasih ini ditangkap karena diduga sebagai pengedar sabu.

Awalnya, polisi mendapat informasi dari warga Desa Teluk Kayu Putih, bahwa daerah tersebut ada bandar sabu yang sering melakukan transaksi di rumahnya.

Dari laporan itu, polisi lalu turun ke lapangan untuk memastikan. Informasi itu ternyata benar.

Polisi meyakini, bahwa rumah Sus si oknum bidan itu, kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Pada hari penangkapan, rumah itu digerebek.

Sus dan Haf sedang berada dalam rumah. Polisi pun menggeledah isi rumah.

Hasilnya, disita barang bukti antara lain dua buah plastik klip berisi sabu, satu buah pirek kaca sisa sabu, satu botol kaca, dua sendok pipet, satu karet dot, satu jarum kompor.

Kemudian satu botol plastik warna kuning, tujuh unit handphone dan uang tunai sebanyak Rp 360 ribu. “Ada dua yang kita tangkap,” kata Kasat Narkoba Polres Tebo Iptu Khoirunnas, kemarin (3/3).

Saat ini penyidik masih terus mendalami kasus ini untuk mengetahui jaringan utama.

Atas perbuatannya, keduanya bakal dijerat pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan acaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Tebo, Ridwan, mengaku sudah menerima kabar tersebut. Meski begitu, dia belum mau berkomentar banyak karena belum dapat laporan resmi.

“Kalau kabarnya saya sudah tahu, itu baru kabar angin dan secara resmi laporan belum masuk ke saya. Belum bisa saya bilang ini itu dulu. Laporan resmi belum masuk ke kita,” katanya saat dihubungi. (abu/frs/rib/ong)