RADARJOGJA.CO.ID – Sial menimpa rombongan wisatawan yang berkunjung di Pantai Nguyahan, Kanigoro, Saptosari. Ada tiga orang tertimpapandan laut yang roboh akibat disapu angin kencang.

Peristiwa tersebut terjadi Jumat Siang (3/3). Korbannya, Doni,18, warga Widoro, Kanigoro; Agung, 22, warga Gebang, Kanigoro, dan Bastian,18, warga Desa Jetis Kecamatan Saptosari.

Semua korban mengalami luka akibat terkena duri daun pandan. Kondisi luka parah dialami Bastian. Ia harus dirawat intensif di Rumah Sakit Nur Rohmah Desa Bandung, Kecamatan Playen.

Kejadian tersebut, berawal saat ketiga korban bersama beberapa wisatawan lain duduk berteduh di bawah pohon pandan pinggir Pantai Nguyahan.Secara mengejutkan, angin cukup kencang datang dan menyapu rerimbunan pohon pandan laut tempat mereka berteduh. “brak” pohon penuh duri itu
roboh dan menimbun ketiga wisatawan.

“Sebenarnya di sekitar lokasi juga ada wisatawan lain. Namun berhasil selamat karena menghindar,” ungkap anggota SAR Edi Kuswanto.

Dikatakan, meski hanya pohon pandan, karena ukuran cukup besar dan daunnya rimbun, ketiga wisatawan mengalami luka-luka. Rata-ratakorban tertusuk duri.

“Untuk korban Agung dan Doni mengalami luka ringan dan bisa diatasi dengan pertolongan pertama. Namun Bastian selain luka akibat terkenaduri daun pandan, juga tulang belakangnya retak. Terpaksa kami bawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Korwil SAR Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan, kejadian pohon pandan roboh melukai wisatawan tak hanya sekali. Ia mengakui, kali ini kondisi korban cukup serius, sehingga mendesak dilarikan ke rumah sakit.

“Berteduh di bawah pohon pandan memang nyaman. Namun perlu diketahui akarnya hanya menancap pada pasir. Rawanroboh jika disapu angin kencang,” kata Marjono.(gun/hes)