RADARJOGJA.CO.ID – Jogja International Airshow (JIA) 2017 rencananya akan digelar di Kulonprogo. Pemkab masih mengkaji wilayah mana yang pantas dijadikan pusat kegiatan. JIA 2017 rencananya digelar tiga hingga empat hari mulai 26-30 April 2017.

Rencana itu disampaikan Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama Novyan Samyoga dengan datang ke Kulonprogo menggunakan helikopter. Sebelumnya ajang serupa dipusatkan di Bantul. Tahun ini konsep acaranya dibuat berbeda.

Acaranya nanti dilakukan di seluruh kabupaten/kota di DIJ. Tujuannya meningkatkan minat masyarakat terhadap kedirgantaraan. Mendekatkan TNI Angkatan Udara dengan masyarakat,” kata Novyan usai menemui Penjabat Bupati Kulonprogo Budi Antono di Kompleks Kantor Bupati Kulonprogo, Rabu (1/3).

JIA 2017 akan menyapa masyarakat Kulonprogo pada hari ketiga. Rencananya, kegiatan itu diramaikan pertunjukan aero-akrobatik, terjun payung, dan aero modeling. Diharapkan Pemkab Kulonprogo bersedia berpartisipasi menyiapkan kegiatan pendukung. Sehingga masyarakat tidak hanya datang menyaksikan pertunjukan udara, tetapi juga mendapat pengalaman lain.

“Siapa tahu nanti bisa kombinasi dengan kegiatan lain. Misalnya temu pelajar,” harap Novyan.

Budi Antono menyambut baik rencana JIA 2017 melibatkan Kulonprogo. Acara itu menghibur, sekaligus menambah wawasan masyarakat mengenai kedirgantaraan. Budi akan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait menyiapkan kegiatan pendukung.

“Mungkin nanti ada pelajar yang ikut menghadiri jadi sekalian sosialisasi masuk ke TNI AU,” kata Budi. Kemungkinan lokasi JIA 2017 di Kulonprogo dua tempat. Yaitu Alun-Alun Wates dan Stadion Cangkring. Namun sekarang masih dilakukan kajian mendalam. (tom/iwa/mar)