RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Memainkan sepak bola modern, seorang pemain harus bisa menempatkan diri di beberapa posisi. Dia tidak hanya terpaku di satu posisi. Hal itu untuk mengakomodasi keinginan pelatih yang sewaktu-waktu menginginkan perubahan posisi pemain di sebuah pertandingan.

Hal itu juga yang kadang pPlatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto kepada beberapa pemainnya. Seperti terlihat dalam sesi latihan pagi kemarin, dua fullback Ayub Antoh dan Said Marjan mendapatkan masukan khusus dari Erwan. Ia berharap keduanya bisa cepat memahami strategi transisi antara menyerang ke bertahan dan sebaliknya.”Setelah overlap naik membantu serangan, keduanya harus segera turun. Agar jarak dengan centerback tidak terlalu jauh,” ungkapnya.

Ia juga tidak mengharamkan jika keduanya bertukar posisi. Seperti misal Ayub yang biasa beroperasi di sisi kiri suatu waktu harus berpindah ke sebelah kanan. Pun juga sebaliknya. Karena menghadapi lawan di lapangan perlu beberapa penyesuaian. “Kalau bertemu lawan yang bagus penyerangannya, harus dilihat siapa yang lebih bisa mengcover. Posisi kanan dan kiri fleksibel bisa saling tukar,” bebernya.

Hal itu juga berlaku bagi pemain sayap. Seperti misal M Rifki yang mempunyai spesialisasi kaki kiri, bisa juga ditempatkan di kanan. Sehingga saat masuk ke tengah bisa langsung spekulasi melepas tembakan dengan kaki kiri. Meskipun bisa juga ditempatkan di posisi kiri. “Kalau gambarnya seperti Arjen Robben di Munchen,” paparnya.

Termasuk kiper dan bek tengah juga bisa menjadi pemain yang memulai membangun serangan. Tidak hanya terpaku pada posisi baku. Sementara komunikasi dan diskusi terus dilakukan agar pemain bisa lebih paham. “Pemain kadang lupa, kami ingatkan terus agar nanti jadi otomatis di lapangan,” imbuhnya.

Disinggung mengenai penampilan Krisna Adi di beberapa kali latihan bersama tim, Erwan mengaku akan segera membahas rekomendasi dengan manajemen. Pelatih melihat ada keseriusan selama beberapa hari latihan. Sebab jika mengacu pada skill dan kemampuanya tidak jauh berbeda dengan musim lalu. “Kami ingin lihat semangat dan loyalitasnya kepada tim,” jelasnya. (riz/din)