RADARJOGJA.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo berencana melakukan penetapan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilbub Kulonprogo 2017 Rabu (8/3) pekan depan. Sesuai regulasi, penetapan dilaksanakan melalui mekanisme rapat pleno.

Ketua KPU Kulonprogo Muhammad Isnaini menyatakan Pilkada Kulonprogo berjalan baik dan lancar. Hingga batas waktu yang diberikan, tidak ada gugatan dari pasangan calon, dengan demikian tahapan berikutnya bisa dilaksanakan, yakni penetapan paslon terpilih. “Setelah dilakukan penetapan calon tepilih, akan dibuat surat usulan pengangkatan dan pelatikannya ke DPRD Kulonprogo,” kata Isnaini.

Humas KPU Kulonprogo Tri Mulatsih mengatakan penetapan akan dilangsungkan di KPU. “Sederhana saja, yang diundang juga hanya pihak-pihak terkait,” kata Tri Mulatsih.

Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) yang telah dibuat masing-masing paslon telah diserahkan kepada Kantor Akuntan Publik (KAP) pada 13 Februari 2017. KAP melakukan proses audit terhadap LPPDK tersebut pada 13-27 Februari 2017. Sesuai tahapan hasil kerja auditor disampaikan 28 Februari 2017 ke KPU Kulonprogo.

“Hasil audit yang tertera dalam bagian Laporan Akuntan Independen dinyatakan baik paslon nomor urut 1 maupun paslon nomor urut 2 telah patuh terhadap peraturan tentang dana kampanye,” ungkap Tri Mulatsih. (tom/iwa/mar)