RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos semifinal, Persiba Bantul justru takluk dari Persibo Bojonegoro 0-1 tadi malam (3/3). Gol semata wayang di pertandingan tersebut dicetak Wahyu Teguh di menit 61. Hasil tersebut membawa Persibo lolos semifinal Dirgantara Cup menemani Mojokerto Putra di Grup A.

Pelatih Persiba Bantul Siswanto mengatakan, perjuangan pemain sudah luar biasa meskipun kenyataanya kalah. “Kami terima dengan lapang dada dan tidak akan memaksakan untuk dikontrak. Kami istirahat dulu setelah turnamen ini,” ungkapnya usai laga.

Hasil tidak memuaskan ini juga membawa konsekuensi tentang masa depan Siswanto. Siswanto harus bersiap-siap jika nasibnya bersama Laskar Sultan Agung terhenti usai gagal melanjutkan perjalanan di turnamen Dirgantara Cup ini.

Di laga penentuan kemarin, Persiba sejatinya mendapat kesempatan emas saat Nanang Dwi Cahyo mendapat umpan manis dari Ginandaru Gesang. Nanang yang tinggal berhadapan dengan kiper tak mampu menceploskan bola ke gawang. Tembakannya masih melenceng dari tiang gawang.

Andi Sandria juga melepas tembakan dari sisi kiri pertahanan Persibo. Sayang hanya melayang di atas mistar. Sampai pemain masuk ruang ganti skor imbang kacamata.

Selepas rehat, Persiba tetap mencoba lebih banyak menyerang. Namun penjaga gawang Khusnul Khuluq bermain sangat baik. Berkali-kali tembakan Nunung dan Basri masih bisa dijinakkan.

Keasyikan menyerang, Persiba kecolongan di menit 60. Lewat sudut sempit, Wahyu Teguh yang lepas dari jebakan offside bisa menaklukan penjaga gawang Puthut Jati Purnomo. Persibo leading 1-0.

Posisi unggul, Persibo lebih percaya diri untuk lebih berani menyerang. Totok Andika melepas tembakan yang masih tipis dari tiang jauh. Andi Sandria yang mulai kelelahan di sisi sayap digantikan Sarjono. Hasilnya pemain nomor 20 itu bisa menerobos barisan belakang Persibo. Sayang tembakannya di dalam kotak penalti terbuang percuma.

Laskar Sultan Agung berusaha mencari skor penyama. Namun sampai peluit panjang dibunyikan tidak ada lagi gol tambahan. Pertandingan sempat terhenti beberapa saat setelah memasuki injurytime karena lemparan petasan dari suporter Persiba Bantul. Polisi dan petugas keamanan Lanud Adisutjipto berusaha mengendalikan situasi.

Pelatih Persibo Bojonegoro Bambang Pramudji mengaku puas dengan hasil tiga poin tersebut. Sebab pemain di lapangan telah berusaha semaksimal. Hal tersebut menjadi prestasi tersendiri bisa berbicara di level turnamen Dirgantara Cup. “Semifinal kami siapkan pemain meski waktu mepet. Kami akan latihan lagi setelah ini. Semoga pemain bisa main,” ungkapnya setelah pertandingan.

Evaluasi selama tiga pertandingan ia menyoroti konsentrasi di belakang yang masih perlu lebih baik lagi. Ia juga melihat pengaruh absennya Bijahil Chalwa sangat terlihat di partai tersebut. “Calwa tidak main jadi hanya ada satu target man. Nanti kalau dia kembali main kami lebih pede. Walaupun bertemu Persebaya sekalipun,” imbuhnya.(riz/din/ong)