RADARJOGJA.CO.ID – Hingga tadi malam tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, badan penanggulangan bencana daerah, dibantu para relawan belum berhasil menemukan Azis Muslim. Kendati demikian, tim SAR melihat adanya sinyal keberadaan tubuh Azis Muslim yang duga juga telah tak bernyawa.
Dugaan keberadaan jasad Azis berdasarkan laporan warga Sorobayan. “Ada informasi warga yang melihat semacam tubuh orang mengapung di bawah Jembatan Canguk. Kami masih berusaha memastikannya,” ungkap Edy yang dihubungi sekitar pukul 19.30 tadi malam.
Pencarian korban memang bukan perkara mudah. Hal itu diakui salah seorang relawan SAR, Heli Wibowo. Selain medan yang sulit dijangkau, derasnya arus Sungai Elo cukup menghambat pergerakan tim SAR. Itu lantaran debit sungai masih tinggi. “Mungkin bisa memakan waktu berhari-hari. Tim SAR juga harus ekstra hati-hati karena derasnya arus sungai,” ujarnya.

Proses pencarian korban cukup menyita perhatian publik. Di atas Jembatan Canguk, misalnya. Puluhan pengendara mobil dan sepeda motor yang penasaran menyempatkan turun untuk melihat aktivitas tim SAR. Situasi itu cukup menyebabkan arus lalu lintas mengalami macet beberapa lama.(cr2/yog/ong)