RADARJOGJA.CO.ID – Musibah banjir yang kerap melanda dedung sekolah SD Cimpon, Tirtosari, Kretek, Bantul ternyata tak membuat pihak sekolah berniat relokasi. Bahkan, rencana Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul merelokasi sekolah tersebut menemui jalan buntu.

Pemicunya, warga sekitar sekolah yang juga menjadi langganan banjir justru menolak rencana itu. Mereka keukeuh sekolah dan meminta pemerintah cukup merehab bangunan. Dengan meninggikan fondasi gedung sekitar satu meter.

Kepala Disdikpora Totok Sudarto mengatakan, upaya peninggian fondasi memakan anggaran cukup besar. Sementara anggaran rehab sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) pada 2017 terbatas. Hanya sekitar Rp 1,2 miliar.

Di sisi lain, jumlah sekolah yang perlu mendapatkan suntikan bantuan rehab tidak sedikit. “Anggaran yang ada hanya mampu mencukupi rehab di 18 sekolah,” jelasnya, Kamis (2/3).

Kendati begitu, Totok memastikan proses peninggian fondasi gedung SD Cimpon bakal direalisasikan. Hanya, pelaksanaannya tak bisa tahun ini. “Paling tidak tahun depan. Menunggu pengusulan anggaran berikutnya,” lanjut Totok.

Dikatakan, membagi-bagi anggaran rehab bukan perkara gampang. Apalagi banyak sekolah yang mengusulkan rehab. Sehingga Disdikpora harus menyeleksi seabrek proposal untuk menentukan langkah prioritas.

Di samping itu, realisasi rehab menunggu petunjuk teknis dan pelaksanaan dari pemerintah pusat.

“Biasanya April baru ada. Untuk sementara kami belum berani melangkah,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Cimpon Sri Rahayu mengatakan, peninggian fondasi satu-satunya cara yang bisa ditempuh pemkab. Sebab, dengan berbagai pertimbangan warga sekitar sekolah memang tak ingin sekolah yang didirikan pada 1977 dipindah ke lokasi lain.

Sebagaimana diketahui, lokasi SD Cimpon berdekatan dengan saluran irigasi. Setiap hujan deras air irigasi kerap meluap hingga membanjiri sekolah. Bahkan, hujan deras pada awal Desember tahun lalu merendam seluruh ruangan kelas. Akibatnya, siswa kelas V dan VI harus melaksanakan ujian akhir sekolah di ruang perpustakaan. (zam/mar)