RADARJOGJA.CO.ID – Penghuni kos yang terletak di kompleks perumahan Perwita Regency Jalan Komet 8, Dusun Salakan, Bangunharjo, Sewon, Selasa (28/2) geger. Gara-garanya, penjaga kos bernama Maryono, 55, ditemukan tewas membusuk di kamarnya. Terlebih, ada bekas aliran darah di bawah pintu kamar penjaga kos asal Dusun Sindet, Trimulyo, Jetis tersebut.

Tewasnya pria paro baya yang dikenal tertutup ini diketahui seorang penghuni kos bernama Dwi Anggoro. Kala itu, dia mencium bau menyengat. Marasa curiga, Dwi kemudian mendekati sumber bau tersebut.

“Mau buka pintu kamarnya terkunci. Akhirnya memanggil teman-teman kos,” kata Dwi.

Pintu baru terbuka setelah personel Polsek Sewon datang ke lokasi mendobraknya. Saat ditemukan, posisi tubuh Maryono telungkup. Kondisi tubuhnya mengenaskan. Sekujur tubuhnya membengkak. Di lantai kamar juga ditemukan bekas aliran darah.

“Masih nggak percaya. Sabtu (25/2) dia masih memungut uang kos,” ucapnya.

Yuliana, pemilik kos mengatakan, Maryono selama ini dipercaya untuk mengurus kos. Mulai kebersihan, hingga memungut uang bulanan penghuni kos. Selain itu, Maryono juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai pengayuh becak dan tukang batu.

Kapolsek Sewon Kompol Iman Santoso belum dapat memastikan penyebab kematiannya. Karena itu, usai melakukan identifikasi kepolisian langsung mengirim jenazah Maryono ke RSUP Sardjito untuk diotopsi.

“Dugaannya (korban) meninggal sudah beberapa hari,” ucapnya singkat.

Selain pemilik kos, beberapa anggota keluarga Maryono datang ke lokasi. Salah satunya, Asmari, 62, kakak ipar korban. Menurutnya, sebulan lalu Maryono mengeluh sakit. Pihak keluarga juga sempat memeriksakannya ke dokter. Kendati begitu, Asmari mengaku tidak mengetahui penyakit yang dideritanya.

“Orangnya sangat tertutup,” ungkapnya. (zam/mar)