RADARJOGJA.CO.ID – Dua dari tiga pelaku pencurian truk pengangkut pasir berhasil diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Purworejo. Satu orang pelaku berinisial LK, 35, warga Sukabumi, Jawa Barat masih dalam pengejaran. Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi mengatakan kedua pelaku yang berhasil dibekuk adalah AS, 45, warga Sukabumi, Jawa Barat dan SN, 36, warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Keduanya diamankan di lokasi yang sama di wilayah Kabupaten Jepara.

“Ketiga pelaku ini melakukan perencanaan pencurian truk bermuatan pasir di wilayah Grabag, Purworejo pada bulan Desember 2016 lalu,” kata Kholid Mawardi.

Dikatakan, rencana aksi dibahas bersama di Sukabumi dan akan dilakukan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan. Dari Sukabumi mereka menggunakan mobil pribadi dimana sesampai di Kebumen, pelaku SN turun di penambangan pasir wilayah itu. Sementara LK dan AS berkendara hingga Ketawangrejo Kecamatan Grabag.

“SN yang berpura-pura menjadi pembeli pasir kepada salah seorang penjual bernama Rismo, warga Pemalang Jawa Tengah, dan bertemu dengan makelar pasir Misbakul Anwar,” tuturnya.

Terjadi kesepakatan harga dalam proses pembelian tersebut dimana penjual pasir diminta mengantar pasir ke Prembun, Kebumen. Rismo berama Misbakul dan sopir Wakidun ditemani SN naik truk pasir. Sesampai di Prembun, pelaku SN mengubah rencananya dan meminta tujuan pengiriman ke Ketawangrejo dengan alasan pasir akan dibongkar di wilayah Grabag tersebut.

Sesuai rencana, pelaku LK sudah menunggu di tepi Jalan Daendels yang masuk desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag dan mereka meminta pasir dibongkar di tepi jalan. Selanjutnya SN mengajak Misbakul Anwar jalan kaki menuju ATM di Grabag.

“Sampai ATM, SN pamit dengan alasan batal ambil uang, tapi minta saksi menunggunya di boks ATM, SN naik ojek ke Kutoarjo,” lanjutnya

Pelaku LK yang istirahat usai bongkar lalu mengajak Wakidun ke warung dan memberi minuman bercampur bius. Setelah korban tidak sadar, LK membawa truk dan bersama AS yang menunggu di terminal Ketawang, menuju Kutoarjo untuk bertemu SN.

“Berhasil membawa truk, komplotan ini lari ke arah Temanggung dan menjualnya disana sebesar Rp 30 juta,” tambah Kholid.

Pemilik truk melapor ke Polres Purworejo dan dilakukan penyelidikan dan diketahui pelaku berada di Jepara. Dua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (udi/dem)