RADARJOGJA.CO.ID – Menyediakan dana operasional bagi16 Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat kecamatan, selama tahun 2016 hanya ada 8 kecamatan yang menggunakannya untuk berkegiatan. Hal itu menunjukkan jika kinerja PMI belum maksimal di seluruh kecamatan, diharapkan semua kecamatan bisa memanfaatkan operasional yang ada dengan baik.

“PMI Kecamatan kiranya harus lebih meningkatkan lagi pengabdiannya untuk kepentingan kemanusiaan melalui penyelenggaraan kegiatan,” kata Ketua PMI Purworejo, Yuli Hastuti.

Menurutnya, bentuk kegiatan bisa dikerjasamakan dengan berbagai pihak yang ada seperti lembaga pendidikan baik sekolah maupun perguruan tinggi yang ada dan lainnya.

“Dengan bentuk-bentuk kerjasama yang dilakukan akan semakin meningkatkan kepercayaann masyarakat terhadap PMI,” tuturnya.

Disampaikannya, bahwa PMI Kabupaten Purworejo hingga saat ini rutin menjalin berbagai kerjasama dengan berbagai pihak, tidak hanya bersentuhan dengan kebencanaan saja, namun juga hal lainnya. Hal itu seperti himbauan dari Ketua Umum PMI Pusat agar PMI di tingkat provinsi dan kabupaten terus berperan aktif.

“Kita selalu melakukan upaya-upaya terpadu dan terkoordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya, terutama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Stakeholder terkait secara berjenjang,” jelasnya.

Disinggung mengenai kiprah PMI di Purorejo sendiri, Yuli menilai, kinerja dan peran PMI di Kabupaten Purworejo telah dapat dirasakan oleh masyarakat. Namun, perlu selalu disadari bahwa PMI tidak dapat bekerja sendiri dan harus bahu membahu dengan semangat gotong royong bersama pemangku kepentingan lain yang benar-benar memiliki kesadaran tentang pentingnya pekerjaan kemanusiaan secara nyata.

“Pemangku kepentingan ini tidak hanya dan terbatas pada pemerintah, tetapi benar-benar harus diperluas mencakup dunia usaha, tokoh masyarakat, media massa, serta berbagai kalangan yang mempunyai kepedulian dengan semangat bersama untuk kemanusiaan,” tandasnya.(udi/dem)