RADARJOGJA.CO.ID – Aksi kawanan pencuri yang menyatroni rumah milik Wahyu Handoyo kemarin (27/2) pagi tergolong nekat. Bagaimana tidak, pelaku yang diduga berjumlah dua orang ini nekat membobol rumah di Jalan Pura 192 A Sorowajan, Banguntapan dengan menyaru sebagai tukang ukur kayu.

Informasi yang diperoleh Radar Jogja, kedua pelaku datang ke rumah di pinggir jalan raya itu dan diterima Marsiyem, pembantu di rumah tersebut. Untuk memuluskan aksi, keduanya berpura-pura ingin bertemu pemilik rumah.

Marsiyem menjawab bahwa majikannya keluar bekerja. Kendati begitu, mereka tak kehabisan akal. Kedua pelaku tetap ngotot ingin masuk ke rumah lantaran telah mendapat izin dari majikan.

“Sempat ada cekcok. Salah satu pelaku kemudian mendorong pembantu itu ke dalam rumah sambil membungkam mulutnya,” jelas Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno.

Sejurus kemudian, pelaku satunya mengambil berbagai barang berharga seperti perhiasan emas senilai jutaan rupiah di dalam kamar. Tak lama kemudian, kedua pelaku yang masih belum diketahui identitasnya itu kabur.

“Warga berdatangan setelah dia (Marsiyem) berteriak minta tolong,” lanjutnya.

Hingga Senin (27/2) sore, polisi masih terus melakukan penyelidikan. Suharno mengaku cukup kesulitan. Sebab, tidak ada yang mengetahui ciri-ciri para pelaku. Kecuali si pembantu.

“Pelaku naik apa juga belum tahu,” tambahnya. (zam/mar)