BANTUL-Satu lagi pengusaha muda berusia 26 tahun yang melanjutkan usaha milik orang tuanya adalah Risha Noer Rachman. Usaha bengkel bubut dan selep kruk as merupakan usaha yang saat ini digeluti Risha. Ayahnya, Sareh Supardi, mendirikan usaha tersebut pada 1997 dan kali ini dilanjutkan dan dikembangkan Risha.

“Kebetulan lulusan STM mesin. Jadi tidak kesulitan untuk meneruskan usaha bapak,” ungkapnya. Saat ini Risha dibantu sekitar 20 karyawannya mampu mengembangkan usaha tersebut dengan baik. Banyak pelanggan yang mempercayai kinerja Risha dan tim dalam mengerjakan korter, rebuild stang, rebuild block, selep clynder head, selep flywheel, racing noken as, dan lain sebagainya.
Risha mengaku dalam menjalankan usaha tersebut menemui tantangan dan hambatan. Menurutnya persaingan yang makin ketat dan kualitas alat yang semakin canggih menjadi tantangan utamanya. “Kami harus bersaing juga dengan meningkatkan kualitas dan kecepatan dalam pengerjaannya,” tambah Risha.
Oleh sebab itu bekerja lembur sampai malam hari pun sering dialami Risha dan karyawannya untuk mengoptimalkan waktu pengerjaannya. Selain itu Ia juga menambah mesin-mesin baru untuk mengikuti kebutuhan perbengkelannya.
Berkat kerja kerasnya, dalam sebulan Risha bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 50 juta. Kesuksesannya tentu tak lepas dari dukungan orang tuanya, baik dukungan moral maupun dana untuk modal mengembangkan usahanya tersebut.
Saat ini Risha fokus dalam meningkatkan pelayanan terbaik bagi pelanggannya. “Selain itu saya ingin bengkel ini maju berkembang sehingga dapat mensejahterakan karyawan-karyawan saya,” jelanys. (ita/din/mg1)