RADARJOGJA.CO.ID – Suasana dalam penjara tampaknya membawa kesan tersendiri bagi Sajidun, 24, warga Desa Sutoragan, Kecamatan Kemiri, Purworejo. Baru setahun bebas menjalani dua tahun hukuman, dia nekat mencabuli gadis di bawah umur.

“Sajidun merupakan residivis dan pernah dipenjara selama dua tahun karena kasus curanmor,” kata Kasubag Humas Polres Purworejo AKP Lasiyem kemarin (30/1).

Sajidun terpaksa kembali berurusan dengan polisi setelah orang tua korban pencabulan, NY, 14, warga Kecamatan Loano, melaporkan tindakan bejat Sajidun.”Antara pelaku dan korban saling kenal melalui Facebook yang dilanjutkan hubungan telepon,” tambah Lasiyem.

Dijelaskan, mereka saling bertemu setelah pelaku menghubungi korbannya melalui telepon pada Rabu (25/1) lalu sekitar pukul 13.30. Dari kesepakatan keduanya, pelaku akan menjemput korban dan diajak ke rumah tersangka di Sutoragan.

“Berbagai bujuk rayu dilancarkan pelaku dan puncaknya korban mau menginap di rumah tersangka. Sekitar pukul 23.00 terjadilah pencabulan,” jelasnya.

Dijanjikan akan dinikahi, korban menginap selama empat hari di rumah pelaku. Puas melampiaskan nafsunya, pelaku mengantarkan korban pulang. Tapi dasar pengecut, korban hanya diantarkan hingga Gebang, sekitar 10 km dari rumahnya.

“Di situlah korban menghubungi orang tuanya untuk menjemput. Sampai di rumah barulah diungkapkan apa saja yang terjadi selama kepergiannya,” kata perwira polisi ini.

Tidak terima atas perlakuan pelaku, orang tua melaporkan kejadian itu ke Polsek Loano yang ditindaklanjuti dengan penangkapan pelaku. Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Polsek Kemiri karena TKP-nya di wilayah hukum ini. (udi/laz/dem)