RADARJOGJA.CO.ID –Dua pekan terakir, arus lalu lintas kendaraan di salah satu jalan utama Desa Banguntapan tersendat. Persisnya di Jalan Plumbon dan Jalan Arimbi, Sokowaten, Sorowajan. Pemicunya adalah sebagian ruas jalan penghubung Kabupaten Bantul dan Kota Jogja itu amblas.

Jalan Arimbi amblas diduga lantaran gorong-gorong di bawahnya tak kuat menampung tingginya intensitas air hujan. Penutup saluran gorong-gorong di sebelah utara jalan ambrol. Lalu, merembet menggerus sebagian badan jalan. Membentuk lubang memanjang sekitar satu meter.

Jebolnya penutup gorong-gorong menyebabkan sebagian ruas jalan retak-retak. Praktis kendaraan roda empat harus bergiliran melintas. Baik dari arah barat maupun timur. Sebab, lebar jalan tak lebih dari dua setengah meter. “Macet parah saat pagi dan sore hari,” jelas Irman, warga setempat

Minggu (29/1).

Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, warga memasang penanda di sekitar titik kerusakan. Keruskan Jalan Plumbon lebih parah. Panjang titik amblas ruas jalan yang tersambung dengan Jalan Arimbi ini mencapai empat meter. “Baru tiga hari ini kerusakannya,” ucap Fitra Widianto, warga lainnya. Penyebabnya sama. Gara-gara jebolnya gorong-gorong di bawah permukaan jalan.

Dikatakan, gorong-gorong yang ada memang sudah uzur. Apalagi, kendaraan roda empat yang melintas di kawasan tersebut cukup padat. Tak terkecuali bus pariwisata. “Titik ini ambrol saat ada bus melintas,” ungkapnya sambil menunjukkan lokasi jalan amblas.

Menurutnya, perusahaan bus terkait bersedia bertanggung jawab. Kendati begitu, tanpa campur tangan pemerintah, pemilik warung kuliner di Jalan Plumbon ini ragu kondisi jalan bisa baik seperti semula. Alasannya, perbaikan gorong-gorong harus menyeluruh. Mulai Jalan Arimbi hingga Sungai Gajahwong.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Bantul Bobot Ariffi ‘Aidin mengatakan, status kedua jalan tersebut masuk dalam jalan kabupaten. Karena itu, bekas Kabag Administrasi Pembangunan Setda Bantul ini berjanji bakal segera menindaklanjutinya

dengan melakukan perbaikan. “Biar bisa berfungsi lagi sebagaimana mestinya,” ucapnya. (zam/mar)