RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Presiden Joko Widodo mem ba gikan 1.037 Kar tu Indonesia Pintar (KIP) ke-pada pelajar se-DIJ. Dipusatkan di SMKN 2 Pengasih, Kulon-progo, kemarin. Murid yang berani maju dan mam pu menghafalkan Pancasila dan nama-nama provinsi di Indonesia mendapatkan sepeda dari presiden.

“Kartu ini ada uang nya, untuk siswa SD isinya Rp 450 ri bu, SMP (Rp 750 ribu), SMK/SMA (Rp 1 juta),” kata Joko Wido do di hadapan murid penerima KIP.

Presiden berpesan agar uang ter sebut untuk membeli perleng-kapan sekolah, tidak boleh untuk beli pulsa. “Kalau untuk beli pul-sa maka KIP akan dicabut, janji ya,” kata Jokowi.

Dikatakan, murid-murid harus belajar dengan semangat. Karena persaingan semakin lama semaki nsulit. “Dulu, kalau saya, yang lain belajar dua jam, sa ya belajar empat jam. Harus begitu, agar tidak ka lah bersaing. Dengan begitu pasti lebih pintar, belajar juga harus dengan rasa senang,” tegasnya.

Salah seorang pelajar penerima KIP, Lismaroh, 16, siswa Kelas III SMK Maarif Temon Kulonprogo mengatakan, dia mendapat sepeda karena hafal Pancasila.

“Seneng banget, bahagia banget, tidak menyangka, spon-tan saja saya maju dan ternyata dapat sepeda,” kata Lismaroh.

Dia akan menggunakan KIP un tuk mencukupi ke butuhan sekolah. “Nanti akan saya guna-kan beli sepatu. Sepatu saya sudah rusak,” ujar Lismaroh.

Dirinya asli Kendal dan kini bermukim di Ku lonprogo. Lismaroh kerja di Panti Asuhan Nambaul Ihsan, Banjaran, Har-gomulyo, Kokap, Kulonprogo. “Saya di panti asuhan sudah tiga tahun, saya dikirim orang tua ke sini.

Dua adik saya masih TK, kalau berangkat sekolah sa-ya naik 4 kilometer. Kalau lulus nan ti ingin jadi apoteker,” ujar Lismaroh. (tom/iwa/ong)