RADARJOGJA.CO.ID – Tewasnya tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Mapala mulai memakan korban pejabat kampus tersebut. Sebagai bentuk tanggungjawab, Rektor UII, Harsoyo menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Salut dengan sikap pak rektor.

Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan Harsoyo usai menerima kunjungan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan (Menristek RI) Muhammad Nasir, Kamis (26/6). Rapat tertutup tersebut terjadi di Kantor Kopertis Wilayah V Jogjakarta pada Kamis siang.

Harsoyo menyatakan persitiwa meninggalnya tiga mahasiswa UII saat mengikuti The Grat Camping (TGC) Mapala Unisi UII bukan lagi kejadian fatal melaikan kejadian luar biasa. Sebagai pemimpin UII, dirinya memegang tanggungjawab sepenuhnya atas peristiwa itu.

“Secara moral saya gagal memimpin. Ini pertanggungjawaban saya di dunia dan akhirat,” kata Harsoyo.

Harsoyo menegaskan, sebagai tanggungjawab moral, kesalahan mutlak berada pada dirinya sebagai pemimpin di kampus tersebut. Dirinya tidak akan melimpahkan kesalahan tersebut kepada wakil rektor maupun bawahan lainnya.

Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia karena telah mencemarkan nama baik pendidikan Indonesia. Ia berpesan kepada mahasiswa UII dan mahasiswa kampus lain bahwa jangan sampai kekerasan kembali terulang di dunia pendidikan.

Saat kasus ini mencuat ke publik, Harsoyo mengaku sudah memiliki niat untuk mengundurkan diri. Bahkan, surat pengunduran diri itu telah disiapkan jauh hari.

“Niat mundur sudah lama begitu juga dengan surat pengunduran diri yang saya buat tinggal mengirimkan saja. Mulai resmi mengundurkan diri hari ini (kemarin.red),” jelasnya. (bhn/mar)