RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Latihan PSIM Jogja mulai semarak dengan datangnya beberapa nama-nama baru. Mereka kebanyakan masih berusia muda. Hal itu tidak tanpa alasan. Sebab manajemen telah menyediakan slot untuk pemain senior berusia di atas 25 tahun untuk pemain-pemain yang memang diinginkan pelatih. Setelah pelatih menyodorkan nama, manajemen mulai bergerak melakukan negosiasi.

Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengatakan, pihaknya meminta manajemen mempercepat finalisasi penyelesaian negosiasi dengan pemain-pemain rekomendasi yang usianya di atas 25 tahun. Setidaknya ada lima pemain tersebut yang sudah disodorkan namanya oleh juru taktik asal Magelang tersebut.

“Kami masih menunggu hasil negosiasi manajemen dengan pemain yang kami rekomendasikan. Setidaknya dalam akhir pekan ini sudah ada jawaban. Sehingga kalau memang meleset kami bisa segera cari gantinya,” ujarnya kepada wartawan kemarin setelah memimpin latihan PSIM.

Sebelumnya, pelatih yang membesut PSIM di ISC-B lalu itu memunculkan nama Eko Pujianto, Tri Handoko, Ahmad Taufik, Mudah Yulianto, dan Dicky Prayoga kepada manajemen untuk didatangkan. Dari nama tersebut kemungkinan hanya Mudah Yulianto yang masih berusia sekitar 25 tahun. Sementara keempatnya jelas masuk kelompok usia di atas 25 bersama penjaga gawang Ony Kurniawan yang lebih dulu mengapling slot.”Ya pekan ini kalau bisa sudah harus jelas. Sehingga pekan depan atau awal Februari kami segera masuk program latihan dengan kerangka tim lebih lengkap,” paparnya.

Sementara itu pada latihan pagi di Stadion Mandala Krida, kemarin, telah ada beberapa pemain muda yang datang seleksi. Kebanyakan masih berusia di bawah 25 tahun seperti Ardyanto Agung P(ON Jateng), M Sukron (Persip Pekalongan). Keduanya merupakan pemain gelandang. Ivan Febrianto (PSIS Semarang) dan Hamzah Fansuri (Persekap Pekalongan) yang berposisi sebagai kiper.

Lalu ada Ariawan Bailusi (Persiter Ternate) yang berposisi sebagai bek tengah dan striker dari Persika Karawang Denny Eka Fauzan. Sementara sebelumnya dua pemain sudah ikut berlatih yakni Yohanis Way dari Persifa Fak-Fak dan Yohanes Edgar Rahawarin mantan pemain Prapon Papua Barat dan tiga pemain dari perkumpulan.

Selain sebelas pemain yang sudah ikut berlatih, menurut Erwan masih akan ada tambahan pemain lagi. Tim pelatih akan memaksimalkan waktu hingga Jumat (27/1) untuk melakukan seleksi pemain muda ini. Nantinya, pemain-pemain muda yang direkomendasikan oleh pelatih akan melengkapi beberapa pos yang masih mengalami kekurangan. “Masih kami berikan kesempatan kepada pemain berusia di bawah 25 tahun hingga Jumat nanti untuk kami lihat lagi skill dan sentuhan bolanya,” jelasnya. (riz/din/ong)