RADARJOGJA.CO.ID – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Bantul, Sleman, dan Kota Jogja, Selasa (24/1). Cuaca ekstrem mengakibatkan puluhan rumah warga tergenang air. Seperti di Dusun Kanggotan, Wonokromo, Pleret, Bantul. Tak kurang 20 rumah warga terendam air hingga setinggi lutut orang dewasa. Genangan air berasal dari luapan Sungai Gajahwong. Faisal Amin, warga setempat, mengatakan, luapan air sungai terjadi lantaran Bendung Ketonggo tertutup tumpukkan sampah dan ranting kayu kiriman dari bagian hulu di wilayah utara. Tanggul setinggi dua meter di kanan dan kiri sungai pun tak sanggup membendung luapan air. “Padahal hujan di Kanggotan tidak begitu deras. Tapi debit air sungai sangat tinggi,” ungkapnya.Bagi warga RT 04 fenomena itu dianggap sebagai hal biasa. Setiap hujan deras warga bersiap-siap dan memindah perabotan rumah tangga ke tempat lebih tinggi.

“Kami lantas memantau air di pinggir sungai,” tuturnya.

Markijo, penjaga pintu air Bendung Ketonggo, mengatakan, selain tumpukan sampah, air sungai meluap lantaran kelima pintu bendung tidak berfungsi maksimal. Lubang di masing-masing pintu tidak menyentuh dasar sungai. Sehingga bila ada tumpukkan sampah air tidak bisa mengalir. (zam/mar)