RADARJOGJA.CO.ID – Humas Kantor Proyek Pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dari PT Angkasa Pura I (AP I) Didik Catur mengatakan proses konsinyasi terus berjalan. Salah satunya konsinyasi tanah Paku Alam Ground (PAG) di Glagah, Palihan, Jangkaran dan Sindutan.

“Konsinyasi atas lahan itu sudah dibayarkan dan dititipkan ke majelis hakim. Pasca turunnya ketetapan dari majelis, untuk segera maembayarkan uang konsinyasi, sebesar Rp 701,5 miliar,” kata Didik Catur.

Sementara itu, Zulkarnaen Umar dari PN Wates membenarkan uang konsinyasi PAG sudah dibayarkan dan dititipkan di pengadilan. Uang Rp 701,5 miliar juga sudah disimpan di rekening bank nasional dan belum bisa dicairkan. Karena masih ada dua gugatan yang masih dalam proses.

“Materi gugatannya terkait klaim kepemilikan lahan, dan satu lagi dari investor lapangan golf yang pernah melakukan perjanjian sewa menyewa. Karena ada gugatan, maka masih dititipkan di pengadilan,” ujar Zulkarnaen Umar.

Sementara itu, AP I juga masih akan mengajukan beberapa berkas konsinyasi lain. Termasuk 257 bidang tanah milik warga yang belum dibayarkan dalam proses ganti rugi dalam tahap sebelumnya. Semuanya kini ditangani jaksa negara dengan nilai konsinyasi sesuai hasil penilaian tim appraisal independen.

“Harapan kami ya warga segera mengambilnya, karena uang itu tidak berbunga. Jadi lebih baik segera diambil agar nilai ekonominya tidak turun,” kata Didik Catur. (tom/iwa/mar)