RADARJOGJA.CO.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Bambang Haryatno belum bisa menyimpulkan apakah Wakijo meninggal karena antraks atau penyakit lain. Yang jelas, Wakijo sudah lanjut usia dan memiliki riwayat sakit jantung.

“Setelah dicek di RS, ditemukan ada bakteri lain. Jadi kami belum bisa pastikan (antraks atau bukan). Dia mengalami gejala sama, kulitnya melepuh,” kata Bambang.

Arus informasi atas identifikasi kasus tersebut saat ini masih terbatas hingga kepala desa dan dukuh. Hal ini untuk menghindari keresahan masyarakat. Bambang minta masyarakat Purwosari tidak makan daging atau memotong hewan sakit.

“Kuman antraks gampang mati. Luka yang muncul juga bisa cepat sembuh, kering dengan obat amoxicillin. Namun kumannya bisa membentuk spora. Ini yang perlu diantisipasi,” kata Bambang. (tom/iwa/mar)