RADARJOGJA.CO.ID – Aksi kekerasan jalanan yang melibatkan kalangan pelajar belakangan ini benar-benar membuat Muspika Sedayu was-was. Sebagai langkah antisipasi, aparat di lingkup wilayah Sedayu menggelar razia senjata tajam (sajam) di lingkungan SMK N 1 Sedayu, Rabu (18/1).

Razia yang melibatkan personel Polsek dan Koramil Sedayu ini menyasar seluruh barang bawaan siswa. Satu persatu tas siswa digeledah.”Laci meja siswa juga kami periksa,” jelas Kapolsek Sedayu Kompol M. Nawawi di sela razia.

Meski memprioritaskan kepemilikan sajam, berbagai barang terlarang seperti narkoba dan tembakau gorila tak luput dari incaran petugas. Juga, rokok. Dari hasil pemeriksaan petugas tak mendapatkan satu pun sajam maupun narkoba. Hanya beberapa bungkus rokok disita dari tas siswa.
“Rokok kami amankan karena sekarang lagi marak gorila,” ucapnya.

Selain di SMK N 1 Sedayu, muspika juga menggelar razia di lima SMA/SMK lain di wilayah Sedayu. Itu untuk menekan adanya kelompok geng yang melibatkan kalangan pelajar. “Setiap hari kami juga menerjunkan dua personel di setiap sekolah,” tambahnya.

Kepala Sekolah SMK N 1 Sedayu Andi Primeri Anantoi apresiatif dengan upaya jajaran muspika. Itu karena sekolah yang memiliki 1.120 siswa ini pernah menjadi sasaran pelemparan batu, sehingga memprovokasi siswa SMK N 1 Sedayu.

Guna mengantisipasi insiden serupa pihak sekolah mendesain akses keluar-masuk siswa didesain satu pintu. Bangunan kantin juga dipindah ke bagian belakangan sekolah. “Kalau ada aksi serupa biar tidak terpancing,” ungkapnya. (zam/yog/mar)