RADARJOGJA.CO.ID – Mendung pagi di Jogja tak menyurutkan puluhan anak muda penghobi fotografi menjelajahi keindahan jantung kota pelajar ini. Yakni kawasan Jalan Malioboro, Zetizen Jogja featuring Igerssmayk ngadain hunting bareng bernama Malio Pagi.

Bersama komunitas foto anak SMA terbesar se-Jogja, Igerssmayk, Zetizen Jogja pengen nyentil pelajar Jogja ngeluarin tenaga untuk hobi positif. Ketimbang sekadar menabur ancaman dengan saling bermusuhan dengan sekolah lain.

“Jogja darurat klithih. Headline itu ditulis banyak media. Bahkan isunya sampai nasional. Kadang saya enggak nyangka kok anak SMA di Jogja akrab dengan kekerasan. Padahal kalo ketemu, mereka itu baik,” kata Koordinator Zetizen Jogja Valentina Sitorus.

Akhirnya Zetizen Jogja menggaet komunitas-komunitas anak SMA untuk melakukan aksi positif. Karena kalo cuma ngomong udah banyak yang bisa. Tapi kalo soal eksekusi kegiatan-kegiatan positif sebagai wadah, masih sedikit. Komunitas pertama yang diajak adalah Igerssmayk, karena komunitas ini sudah berjalan tiga tahun. Mereka punya banyak anggota dan aktif di berbagai pameran dan pensi SMA.

“Menjadi komunitas yang cukup mewadahi buat anak SMA sharing fotografi, maka kita gaet Igerssmayk hunting bareng. Kami cari komunitas lain juga nantinya. Kalo soal hunting foto, ada keinginan digelar sebulan sekali,” lanjut Valentina.

Malio Pagi dimulai dengan berkumpul di depan Mal Malioboro pukul 08.00. Mereka dibebaskan mencari spot terbaik di jalan legendari KotaJogja tersebut. Mereka juga menyusuri Dagen, Pajeksan, hingga Ketandan untuk mencari spot unggulan. Acara selesai pukul 11.00.