RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Para perental mobil di Jogjakarta hendaknya selalu waspada. Sebab, penggelapan mobil sewaan dengan cara memalsukan identitas jaminan merental mobil, semakin marak dilakukan.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Jogjakarta berhasil membekuk sindikat pemalsuan e-KTP yang digunakan untuk jaminan meminjam mobil. Dari tangan ke-4 tersangka Ifan, Abdul, Rio dan Randi, polisi menyita barang bukti peralatan yang digunakan untuk membuat identitas palsu.

Dilihat secara kasat mata, e-KTP abal-abal itu tampak seperti aslinya. Yang membedakan hanya data identitas di dalam kartu penduduk tersebut yang sebenarnya palsu.

Dari keterangan tersangka Ifan Aldian, 22, bahan yang digunakan untuk memalsukan identitas menggunakan e-KTP asli. Kemudian di bagian data identitas dihapus dengan amplas untuk kemudian ditempelkan dengan identitas baru yang telah disiapkan dengan mesin press dan printer.

“Saya belajar dari seseorang,” ujar pria yang kesehariannya merupakan mahasiswa asal Jakarta di Mapolresta Jogja, kemarin (16/1).

Dari pengakuannya, e-KTP itu akan digunakan untuk menyewa mobil rental yang ada di Jogjakarta. Dia berkilah, mobil rental itu hanya digunakan untuk berwisata. “Saya tidak membawa kabur mobil, hanya untuk keliling saja dan baru pertama kali melakukan,” kilahnya.

Kasat Reskrim Polresta Jogjakarta Kompol Kasim Akbar Bantilan menyebut, ke-4 pelaku merupakan sindikat antarprovinsi pemalsu e-KTP yang digunakan untuk menggelapkan mobil rental. “Di e-KTP itu foto yang terpasang memang foto pelaku, tapi indentitas semuanya palsu,” jelas Bantilan di ruang kerjanya.