RADARJOGJA.CO.ID – Surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbub) Kulonprogo 2017 sudah selesai dicetak. Surat suara tersebut akan disortir dan dilipat pada 23 Januari 2017.

Ketua KPU Kulonprogo Muhammad Isnaini mengatakan surat suara dicetak pihak ketiga di Nganjuk, Jawa Timur. Mekanisme penentuan perusahaan percetakan ditangani KPU Pusat.

“Beberapa kabupaten, termasuk Kota Jogja dan Kulonprogo, surat suara semua dicetak di Nganjuk,” kata Isnaini.

Surat suara yang dicetak 340.000 lembar. Jumlah itu lebih dari jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kulonprogo sebanyak 332.211 pemilih. “Jumlah surat suara yang dicetak sebanyak DPT per TPS ditambah 2,5 persen,” kata Isnaini.

Proses pencetakan hanya memerlukan waktu satu hari dan sudah selesai dicetak Kamis (12/1). Surat suara tersebut sudah dikirimkan dari Nganjuk menuju Kulonprogo.

“Dalam proses pencetakan dan pengiriman, KPU Kulonprogo bekerjasama dengan Polres Kulonprogo melakukan pengamanan,” kata Isnaini.

Saat proses cetak, ada dua anggota polisi yang melakukan pengamanan. Pengiriman ke Kulonprogo menuju gudang KPU di Wates juga dikawal polisi. “Setelah sampai di KPU juga dijaga polisi,” ujar Isnaini.

Kapolres Kulonprogo AKBP Nanang Djunaedi siap meningkatkan pengamanan surat suara tersebut. Dilakukan untuk mengantisipasi tindak pidana oleh pihak-pihak yang akan mengganggu Pilbub Kulonprogo.

“Di gudang logistik KPU, kami lakukan pengamanan dengan menambah jumlah personel. Melibatkan Polsek dan Polres,” kata Nanang. (tom/iwa/mar)