RADARJOGA.CO.ID-Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang menjadi tuan rumah kegiatan Workshop Penyusunan Soal – Soal Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) se-Kedu. Acara itu merupakan kerjasama UM Magelang dengan Koordinator Majelis Dikdasmen Eks Karesidenan Kedu dan diikuti 40 peserta yang merupakan guru PAI se- Kedu. Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT dan Ketua PDM Kota Magelang H Solichin SAg hadir dalam acara yang diadakan di Aula Gedung Rektorat tersebut.

Koordinator Majelis Dikdasmen Eks Karesidenan Kedu, HS Edy Sucahyo MT, Menuturkan guru dilatih untuk teknis penyusunan soal yang sesuai dengan kaidah yang benar.

“Latar belakang dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas guru PAI tingkat SMP dan SMA/SMK di lingkungan Majelis Dikdasmen PDM Kedu. Selain itu, juga sebagai ajang silaturahmi guru-guru PAI tingkat SMP dan SMA/SMK di lingkungan Majelis Dikdasmen PDM di wilayah Kedu,” katanya.

Dalam kegiatan yang diadakan hingga sore hari itu, para peserta mendapatkan dua materi penting yaitu tentang Teknis Penyusunan Soal yang disampaikan oleh Budi Isdianto, MM (instruktur nasional) dan tentang Internalisasi nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan yang disampaikan Dr Imam Mawardi (dosen UM Magelang).

Solichin saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa guru ibarat juru masak.

“Enak dan tidaknya suatu masakan tergantung pada kokinya. Siswa adalah suatu bahan yang akan dibentuk oleh guru. Maka output siswa sangat dipengaruhi oleh kualitas guru,” ujar Solichin.

Ia juga menjelaskan guru PAI di Muhammadiyah adalah salah satu penghasil produk pembeda dari sekolah lain. Muatan AIK adalah nilai pembeda dari sekolah umum. ”

“Oleh sebab itu maka Guru PAI di Muhammadiyah harus mampu meracik sesuatu menjadi yang berbeda dan menarik, Setidaknya mempola akhlaq siswa untuk berbeda dengan sekolah lain,”jelasnya.

Adapun Rektor UM Magelang menyatakan komitmen UM Magelang untuk bersinergi dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan khususnya dengan Dikdasmen.

“UM Magelang akan selalu mem-back up baik dari segi fasilitas maupun SDM untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya melalui kegiatan workshop tersebut,” tegas rektor.(ady/dem)