RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA-Ground breaking bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) sesuai rencana terakhir akan dilakukan 23 Januari mendatang. Ditargetkan, pada 2019 mendatang NYIA sudah siap beroperasional.

Nah, menghadapi proyek besar tersebut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIJ mendorong masyarakat terutama pengusaha dan UKM untuk mencari celah sehingga memperoleh manfaat keberadaan NYIA. “Dari sekarang sudah harus bisa memikirkan apa yang bisa dikerjakan. Jangan sampai hanya menjadi penonton saja,” ujar Ketua Kadin DIJ GKR Pembayun (Mangkubumi) kemarin (14/1).

Menurutnya, pengusaha dan UKM bisa menggerakkan sektor yang dimilikinya untuk mengambil manfaat. Misalnya di bidang kuliner. Mereka tidak harus menjadi suplier makanan restoran, katena itu akan melalui proses tender dan sebagainya. Namun, bisa dengan menjadi suplier dagingnya, atau bahan baku lainnya.

Selain itu, pengrajin juga bisa membuat rumah industri kerajinan, makanan, atau bahkan buah-buahan sebagai hasil potensi lokal. “Kita punya apa. Apa yang bisa kita kerjakan. Itu yang harus dipikirkan warga. Khususunya warga Kulonprogo khususnya,”pesannya.

Ditambahkannya, Kadin DIJ saat ini fokus mendorong dan menyosialisasikan kepada para pengusaha. Sosialisasi itu termasuk Jogja Incoorporate yang berada di bawah payung Kadin DIJ. Dengan anggota lebih dari 50-an pengusaha, Jogja Inc juga akan mendorong UKM dan warga DIJ untuk bersama-sama memaksimalkan potensi.

Terkait wacana akan masuknya investor yang akan membangun kawasan wisata Disneyland, dia mengaku belum mengetahui informasinya scara detail. “Seperti apa dan seberapa besar mereka masuk, pengusaha DIJ jangan nonton tok. Harus juga apa yang bisa dikerjakan atau dikolaborasikan,” ujarnya.(dya/din/ong)