RADARJOGJA.CO.ID-Bangunan Balai Benih Udang (BBU) di Pantai Jatimalang, Purwodadi akan dialihfugsikan menjadi salah satu daya tarik wisata. Dibangun pada tahun 2005, bangunan yang sempat berganti menjadi pembudidayaan itu hingga kini belum mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Keberadaan BBU rencananya akan diubah peruntukan menjadi semacam seaworld atau akuarium berukuran besar yang bisa menarik kunjungan wisatawan.

“Pantai Jatimalang memiliki konsep lama yang saya ingin diubah dengan konsep baru yang betul-betul dipikirkan dan didesain ulang supaya betul-betul bisa ditata,” kata Bupati Purworejo Agus Bastian.

Keinginan itu diungkapkan Bupati Purworejo Agus Bastian saat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah ruas jalan dan obyek wisata di kawasan selatan Purworejo, kemarin (14/1). Tampak mendampingi bupati, Staf Ahli Tri Handoyo dan Dri Sumarno, Kepala Bappeda Said Romadhon, Kepala Dinas Koperasi dan KUKM Suhartini, Kepala DPU Fathori, Sekcam Purwodadi dan sejumlah pejabat terkait. Diharapkan perubahan kegunaan BBU ini akan selesai dikerjakan sebelum tahun 2020 seiring dengan berlakunya program Romansa Purworejo 2020.

“Pantai Jatimalang yang sudah ada saat ini harus kita kembangkan lagi. Bangunan yang sudah tidak ada fungsinya lebih baik dibongkar dan di redesain. Nantinya kita bisa menggunakan konsep bangunan bambu sehingga biaya pembangunannya tidak tinggi serta tidak bermasalah jika terjadi gelombang besar dan sampai ke bangunan,” tuturnya.

Penataan pedagang di kawasan itu juga harus dilakukan secara terpadu dan ditempatkan sesuai peruntukkannya sehingga kawasan pantai benar-benar bisa dinikmati oleh wisatawan.

“Pembangunan bandara internasional di Kulonprogo akan mulai dilakukan tahun ini dan kita harus bersiap. Semua destinasi wisata harus sudah siap menerima kunjungan wisatawan pada tahun 2020 nanti,” jelasnya.

Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan pihaknya melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah ruas jalan dan obyek wisata di kawasan selatan Purworejo yang berdekatan dengan lokasi Bandara. Satu hal yang menjadi perhatiannya adalah keberadaan jalan menuju ke obyek wisata yang masih memprihatinkan kondisinya.

“Kita sudah melihat kondisi jalannya bagaimana dan rencanana penanganannya. Hari ini selain ke Jatimalang kita juga melihat persiapan pembangunan kampung apung, lorong mahoni dan kebun petik jambu. Semuanya sudah siap dan tinggal dikembangkan,” tandas bupati. (udi/dem)