PSS Pilih Susun Pemain dan Program Latihan

RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – PSS Sleman dikaitkan dengan beberapa turnamen pra-musim sebagai pemanasan jelang Divisi Utama 2017. Sebut saja Bali Island Cup, Dirgantara Cup (sebelumnya bernama Piala Kapolda DIJ) dan juga Piala Presiden 2017. Menanggapi banyaknya turnamen tersebut, manajemen mengaku lebih dulu memfokuskan diri untuk memantapkan skuad.

Manajemen tidak ingin terlalu memikirkan hal itu terlebih dulu dan berkonsentrasi pada persiapan tim untuk kompetisi resmi Divisi Utama 2017. Terlebih lagi, pihak manajemen mengaku belum mendapat undangan dari beberapa turnamen pra-musim tersebut.

Direktur Operasional PT PSS, Rumadi menegaskan bahwa pihaknya belum mendapat pemberitahuan resmi terkait keikutsertaan PSS di beberapa turnamen. Ia dan jugaManajer PSS dr.Arif Juli Wibowo hanya mengetahui hal itu dari media. “Kami belum mendapat undangannya. Jadi kami belum bisa memutuskan akan ikut atau tidak,” ujarnya kemarin (13/1).

Selain itu, dengan rencana perubahan regulasi terkait pembatasan umur, dinilai skuad Laskar Sembada mengalami banyak perubahan. Termasuk dengan masuknya pelatih baru Freddy Muli sebagai pelatih kepala. Sedangkan pemain baru akan dikumpulkan pada pekan kedua bulan Januari ini. Praktis jika misalnya Piala Presiden start 1 Februari dan PSS ikut serta maka hanya ada persiapan dua pekan untuk tim menggelar latihan.

“Pelatih kami belum melihat semua kemampuan pemain. Tentu belum bisa mengukur sejauh mana kemampuan tim yang baru nanti. Meskipun di satu sisi turnamen pra-musim bisa sebagai ajang pemanasan tim,” bebernya.

Hal senada juga diungkapkan Manajer Arif Juli Wibowo. Menurutnya tim perlu mengebut penyusunan pemain. Selanjutnya adalah membuat program latihan sampai jelang kickoff Divisi Utama yang dijadwalkan 20 Maret 2017. “Semuanya memerlukan waktu. Kami fokus dulu yang utama pembentukan dan pemantapan skuad,” tandasnya.

Sementara itu, nakhoda anyar PSS Freddy Muli mengaku belum bisa membeberkan skema dan strategi yang akan ditonjolkan untuk skuad Super Elja. Ia memilih untuk memahami karakter pemain terlebih dulu sebelum menentukan pola permainan yang pas bagi Busari dkk. “Kenalan dulu dengan para pemain. Setelah tahu karakternya nanti akan bisa ditentukan akan bermain dengan model yang seperti apa. Yang jelas kami optimis dan sangat bersemangat menyambut musim ini,” tuturnya. (riz/din/ong)